Saat Tabrakan di Pondok Indah, Christopher Sedang Tidur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto Christopher Daniel Sjarif yang beredar di forum internet, twitter dan facebook.

    Foto Christopher Daniel Sjarif yang beredar di forum internet, twitter dan facebook.

    TEMPO.COJakarta - Tersangka tabrakan maut di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Christopher Daniel Sjarif, 23 tahun, mengaku tidak sadar ketika mobil yang dikemudikannya menabrak sejumlah sepeda motor dan mobil pada Selasa malam, 20 Januari 2015. (Baca: Seberapa Cepat Christopher Pacu Mobil di Tabrakan Pondok Indah?)

    "Di dalam mobil, dia tertidur dan tak sadar," kata pengacara Christopher, Agus Salim, Sabtu, 24 Januari 2015. Agus menuturkan Christopher merasa tak enak badan dan meminta diantar pulang dengan menaiki mobil Mitsubishi Outlander milik temannya, Ali. (Baca: Tabrakan Pondok Indah, Berapa Saksi Diperiksa?)

    Christopher, menurut Agus, baru sadar setelah dipukuli oleh warga yang mengejarnya karena telah menabrak enam sepeda motor dan dua mobil di Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Saat kejadian, Christopher hanya sendirian karena Ali turun di tengah jalan, sementara Sandi, sopir yang mengantar Christopher, disebut keluar dari mobil karena ponselnya dibuang Christopher. (Baca: Sopir Tabrakan Maut Pondok Indah Diomeli Majikan)

    Agus menyatakan tidak terlalu mengetahui kronologi tabrakan maut tersebut. "Itu hasil dari BAP kepolisian," kata Agus. Dia juga tak tahu jika kliennya sempat terlibat percekcokan dengan Sandi karena berupaya mengambil alih kemudi. (Baca: Dahsyatnya Efek LSD, Narkoba Tabrakan Pondok Indah)

    Saat ini, tutur Agus, Christopher masih dalam kondisi tertekan. "Sekarang, dia sedang pemulihan lukanya," ujarnya. Keluarga terus mendampingi Christopher yang kini ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan. (Baca: Dahsyatnya Efek LSD, Narkoba Tabrakan Pondok Indah)

    NINIS CHAIRUNNISA


    Topik terhangat:
    Budi Gunawan | Bambang Widjojanto | Tabrakan Pondok Indah | AirAsia 

    Berita terpopuler lainnya:
    Setelah Bambang KPK, Giliran Adnan Pandu Diincar
    Sopir Tabrakan Maut Pondok Indah Diomeli Majikan  
    Orang Goblok pun Tahu, Ini Serangan Balik Polisi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.