Bagaimana Kelanjutan Iklan Ejekan Soal Bekasi?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi. Humasbekasikota.com

    Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi. Humasbekasikota.com

    TEMPO.COBekasi - Kasus iklan viral milik Indosat yang dianggap menghina Bekasi bertema "Liburan ke Aussie lebih mudah dibanding ke Bekasi" dihentikan. Alasannya, pihak pelapor dari organisasi kepemudaan Kota Bekasi mencabut laporan tersebut.

    "Sudah dihentikan sejak Jumat pekan lalu," kata juru bicara Polresta Bekasi Kota Ajun Komisaris Siswo, Selasa, 27 Januari 2015. Kasus tersebut dilaporkan oleh enam elemen masyarakat pada 11 Januari lalu dengan nomor LP/46/K/I/2015/SPKT/Resta Bks Kota. (baca: Wali Kota Sebut Iklan Indosat Melecehkan Bekasi)

    Penyidik Unit Kriminal Khusus Satuan Reserse Kriminal Polresta Bekasi Kota telah memintai keterangan lima saksi dari pelapor. Pihak PT Indosat juga sudah pernah dimintai keterangan perihal kasus tersebut. Sejauh itu pula, belum ada penetapan tersangka. "Laporan dicabut, otomatis, proses hukum berhenti," ujar Siswo.

    Perwakilan pelapor dari Komite Nasional Pemuda Indonesia Kota Bekasi, Dadang, membenarkan ihwal pencabutan laporan tersebut. Menurut dia, hal itu dilakukan karena ada kesepakatan dengan PT Indosat. "Indosat berjanji tidak akan mengulangi penayangan iklan tersebut," tuturnya. (Baca: Lagi, Bekasi Dirisak di Medsos)

    Seperti diketahui, seusai penayangan iklan itu, masyarakat Bekasi bereaksi. Mereka mengecam perusahaan telekomunikasi tersebut. Bahkan kantor Indosat di Kota Bekasi didemo puluhan mahasiswa. Dalam orasinya beberapa waktu lalu, Indosat diminta hengkang dari Bekasi.

    Tak hanya masyarakat, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyatakan kecewa terhadap perusahaan telekomunikasi tersebut karena membuat iklan yang dianggap menyudutkan daerah yang dipimpinnya. "Bagi saya, itu pelecehan dari produk iklan yang tidak ada dasar ukurannya," kata Rahmat.

    ADI WARSONO

    Terpopuler
    Jokowi Bikin Tim, Ada 7 Keanehan Kasus Bambang KPK
    Pengakuan Ratna Mutiara, Saksi Kunci Bambang KPK
    Alasan Iwan Fals ke KPK dan Ogah ke Polri
    Kini, Giliran Zulkarnain KPK Dilaporkan ke Polisi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.