Pengantin Nikah Massal Diangkut Panser TNI

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sepasang pengantin menunjukan buku nikah saat perayaan resepsi nikah massal di Istora senayan Jakarta, 28 Januari 2015. Sebanyak 5.124 pasangan pengantin se-Jabodetabek melangsungkan pernikahan massal. Tempo/M IQBAL ICHSAN

    Sepasang pengantin menunjukan buku nikah saat perayaan resepsi nikah massal di Istora senayan Jakarta, 28 Januari 2015. Sebanyak 5.124 pasangan pengantin se-Jabodetabek melangsungkan pernikahan massal. Tempo/M IQBAL ICHSAN

    TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa pengantin lazimnya menggunakan kendaraan untuk mobil pernikahan. Namun, di Istora Senayan, Jakarta, sekitar 20 pasang pengantin menumpang panser milik TNI. (Baca: Sambut Suro, Nikah Bareng Digelar di Yogyakarta)

    Panitia pernikahan massal, Holly Hanna, mengatakan ada sekitar delapan panser yang membawa pasangan pengantin itu. "Satu panser memuat 3 pasang, dan menggunakan baju adat," kata dia kepada Tempo, Rabu, 28 Januari 2015. (Baca: Jelang Tahun Baru, 55 Pasangan Nikah Massal)

    Menurut Holly, pengantin itu akan diarak di sekitar Istora Senayan. "Hanya 30 menit," kata dia. "Baju adatnya pun berasal dari Betawi, Medan, dan lainnya."

    Pengangkutan pasangan pengantin menggunakan panser itu, Holly menambahkan, sebagai pembuka acara resepsi pernikahan massal. Acara itu diikuti oleh 5.125 pasangan dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. "Yang datang ke Istora sekitar 2.500."

    Ketua panitia resepsi pernikahan massal, Junardy, mengatakan tujuan acara ini untuk membantu mengurus surat nikah. "Dengan memiliki surat nikah, anak-anak mereka akan memiliki akte kelahiran," katanya.

    HUSSEIN ABRI YUSUF

    Terpopuler:
    Menteri Tedjo, Jaya di Laut Gagal di Darat
    Selalu Bilang Next, Ceu Popong Tegur Menteri Anies
    Pengacara Budi Gunawan Kini Incar Penyidik KPK
    KPK Rontok, Giliran Yusuf PPATK 'Diteror' DPR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.