Polisi Tembak Mati Tiga Pencuri Sepeda Motor

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Anupam Nath

    AP/Anupam Nath

    TEMPO.CO, Bekasi - Polisi terlibat baku tembak dengan komplotan pencuri sepeda motor, Selasa malam, 27 Januari 2015. Tiga tersangka tewas dalam kejadian itu. 

    Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Bekasi Kota Komisaris Ujang Rohanda mengatakan tiga tersangka yang tewas itu adalah Rohim, 29 tahun, Decky Chen (21), dan Samsudin (25). "Mereka anggota kelompok asal Lampung," kata Ujang, Rabu, 28 Januari 2015.

    Ujang menjelaskan, polisi membekuk Rohim dan Decky terlebih dahulu di Ruko City Walk, Jalan Alternatif Cibubur, Kelurahan Jatikarya, Kecamatan Jatisampurna. Dua pelaku itu tengah beraksi mengambil sepeda motor jenis Honda Beat warna putih milik Desi, yang saat itu tengah berobat di klinik.

    "Kami mencurigai, kemudian melakukan penggerebekan," kata Ujang. Polisi membekuk kedua pelaku dan menyita dua senjata api serta empat kunci letter T. Polisi lalu meminta mereka menunjukan lokasi rekan mereka di Cileungsi, Kabupaten Bogor.

    Setibanya di lokasi, polisi disambut dengan tembakan dari dalam rumah kontrakan pelaku.  Tembakan itu dibalas oleh polisi. Baku tembak baru berhenti setelah satu tersangka bernama Samsudin tewas diterjang peluru. "Satu tersangka berinisial A melarikan diri," kata Ujang.

    Pada saat bersamaan, menurut Ujang, tersangka Decky berontak dan menyerang polisi. Tak mau ambil risiko, polisi melepaskan tembakan yang mengenai dada Decky. Tindakan yang sama dilakukan juga oleh Rohim. Nasibnya pun sama seperti Decky. Keduanya tewas di tempat. 

    Kepala Polresta Bekasi Komisaris Besar Rudi Setiawan mengatakan kelompok ini dikenal kejam dan tak segan-segan melepas tembakan kepada korban. Senjata yang digunakan pelaku  adalah jenis revolver rakitan. "Kami masih menelusuri dari mana mereka mendapat senjata," ujar Rudi. (Baca: Pencuri Sepeda Motor Tembak Korbannya di Bekasi)

    Dari pengungkapan kasus itu, polisi menyita barang bukti empat senjata api rakitan, 14 butir peluru, tiga selongsong peluru, dua set kunci letter T serta sembilan anak kunci, empat sepeda motor, dan satu telepon seluler. "Kami akan terus kembangkan," kata Rudi.

    ADI WARSONO

    Berita lain:
    Selalu Bilang Next, Ceu Popong Tegur Menteri Anies 
    KPK Rontok, Giliran Yusuf PPATK 'Diteror' DPR 
    'Jokowi, Dengarkan Kesaksian Ratna Mutiara'  




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.