Anak Autis yang Hilang Dikenal Pandai di Sekolah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mohammad Akbar Dirgantoro, alias Ilham, penyandang autis yang hilang. TEMPO/Joniansyah

    Mohammad Akbar Dirgantoro, alias Ilham, penyandang autis yang hilang. TEMPO/Joniansyah

    TEMPO.COTangerang Selatan - Sekolah berkebutuhan khusus Citra Anindya di Pondok Aren, Tangerang Selatan, mengakui siswanya, Mohammad Akbar Dirgantoro atau Ilham, 20 tahun, yang hilang sejak 19 Desember 2014, punya kemampuan di atas rata-rata.

    Guru Ilham, Kurniawan Sidiq, mengatakan kemampuan Ilham dalam menguasai materi pelajaran sangat baik. "Nilainya A," ujar Kurniawan kepada Tempo, Kamis, 29 Januari 2015. (Baca: Anak Autis Hilang, Ibu Jadi Korban Penipuan)

    Ilham, kata Kurniawan, adalah salah satu siswa pertama sekolah itu yang berdiri pada 2006. Di sekolah, Ilham dianggap cepat menguasai materi pelajaran. "Anak ini punya bakat menghitung dan menghafal," katanya. "Tulisannya juga sangat bagus."

    Kurniawan menilai kemampuan yang dimiliki Ilham adalah bakat alami. "Sekolah dan guru hanya memberikan stimulus dan treatment agar bakatnya terasah dan terarah," ujarnya. (Baca: Siswa SMA Autis Hilang Pernah Muncul di Kick Andy)

    Menurut Kurniawan, Ilham kini mampu berkomunikasi dua arah, meski bicaranya belum lancar. "Tapi, satu tahap lagi, Ilham sudah lancar berbicara," kata Kurniawan. Saat ini, kata Kurniawan, dari 24 siswa, baru tiga  orang di sekolah autis tersebut yang sudah lancar berbicara. Selain pandai berhitung dan menghafal, Ilham juga hobi bermain bulu tangkis. (Baca: Anak SMA Autis di Tangerang Hilang)

    JONIANSYAH

    Topik terhangat:
    Budi Gunawan | Bambang Widjojanto | Tabrakan Pondok Indah | AirAsia 

    Berita terpopuler lainnya:
    Ahok, Hadis Nabi Muhammad, dan Ajaran Konfusius
    Kisah Wanita Indonesia yang Terdampar di Chechnya  
    KPK Vs Polri: Inilah Pasukan Kuning 'Penjaga' KPK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.