Curhat Ali tentang Christopher di Luar BAP  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Christopher Daniel Syarif di Mapolres Jakarta Selatan. harianterbit.com

    Christopher Daniel Syarif di Mapolres Jakarta Selatan. harianterbit.com

    TEMPO.COJakarta - Kepala Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Hando Wibowo sempat mengobrol dengan Muhammad Ali Husni Riza, 22 tahun, rekan Christoper Daniel Sjarif, 23 tahun, pelaku tabrakan maut di Pondok Indah. Ali mengaku sempat kesal terhadap Christopher. (Baca; Narkoba Christopher, Polda dan Polres Beda Hasil)

    "Saya tanyakan kepada Ali mengapa dia ribut dengan Christoper, dia (Ali) bilang 'Habis, dia nyebelin, Om'. Begitu katanya," kata Hando, Rabu, 28 Januari 2015. Namun apa yang disampaikan Ali ini tidak masuk dalam berita acara pemeriksaan (BAP). "Ini cuma berita acara interview." (Baca: Christopher Negatif Narkotik, Ini Dampaknya)

    Karena itu, kata Hando, ketidaksukaan Ali terhadap Christopher tidak bisa disebut sebagai penyebab kecelakaan maut yang terjadi pada Selasa malam, 20 Januari 2015, itu. Polisi akan menyelidiki lagi penyebab kecelakaan itu dengan meminta keterangan para ahli perihal kondisi kejiwaan Christoper saat terlibat kecelakaan. Juga motifnya merebut kemudi Mitsubishi Outlander dari Ahmad Sandi, 40 tahun, sopir Ali. (Baca: Pengamat Forensik: Hasil Tes Christopher Janggal)

    Pada hari kejadian, Christoper dan Ali pergi bersama ke pusat perbelanjaan Pacific Place. Setelah itu, mereka melaju menaiki mobil Mitsubishi Outlander ke arah Pondok Indah. Di sekitar Mayestik, Ali turun meninggalkan Christoper dan Sandi. Ali diduga turun karena kesal terhadap Christopher. (Baca: Pemicu Tabrakan Maut Bukan Narkoba, Lalu Apa...?)

    Saat mobil melalui Jalan Sultan Iskandar Muda, Christopher merebut kemudi dari tangan Sandi. Aksi itu berujung kecelakaan yang menyebabkan empat orang tewas dan lima lainnya luka-luka. (Baca: Sebut Christoper Pakai LSD, Ini Alasan Polda)

    Hando menyebutkan ada kemungkinan Christopher mengalami luapan emosi yang besar saat terlibat kecelakaan. "Karena setelah menabrak dua orang, dia tidak berhenti sampai menabrak pengendara lainnya," ujarnya. Kondisi kejiwaan itulah yang akan ditelisik para ahli. Sejauh ini, menurut Hando, Christoper diketahui tidak menggunakan narkotik ataupun mengkonsumsi alkohol sebelum kecelakaan maut itu terjadi. (Baca juga: Ini Kejanggalan dalam Kecelakaan Pondok Indah)

    NINIS CHAIRUNNISA

    Topik terhangat:
    Budi Gunawan | Bambang Widjojanto | Tabrakan Pondok Indah | AirAsia 

    Berita terpopuler lainnya:
    Ahok, Hadis Nabi Muhammad, dan Ajaran Konfusius
    Kisah Wanita Indonesia yang Terdampar di Chechnya  
    KPK Vs Polri: Inilah Pasukan Kuning 'Penjaga' KPK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.