Tabrakan Maut, Chris Ngaku Pakai LSD, Ali Tidak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Christopher Daniel Sjarif, pengemudi Mitsubushi Outlander yang terlibat tabrak lari di Pondok Indah. News.okezone.com/Syamsul

    Christopher Daniel Sjarif, pengemudi Mitsubushi Outlander yang terlibat tabrak lari di Pondok Indah. News.okezone.com/Syamsul

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Wahyu Hadiningrat, mengatakan dugaan awal tersangka kasus kecelakaan maut, Christopher Daniel Sjarif, 23 tahun, menggunakan narkoba jenis Lysergic Acid Diethylamide (LSD), karena pengakuannya sendiri. "Jadi, tersangka Christopher mengaku habis menggunakan LSD," kata Wahyu kepada Tempo, Kamis, 29 Januari 2015. (Baca: Lagi, Polisi Tak Kompak di Kasus Christopher)

    Pengakuan itu disampaikan Christopher kepada penyidik yang memeriksanya seusai kejadian. "Dia bilang menggunakan LSD bersama temannya, Ali (Muhammad Ali Riza)," ujarnya. Tidak hanya itu, Christopher juga mengaku mendapatkan LSD dari Ali. "Dia bilang dapet barangnya dari Ali." (Baca: Perbandingan Kasus Christopher dengan Afriyani Susanti)

    Namun, saat penyidik memeriksa Ali, Ali membantah apa yang diucapkan Christopher. "Ali bilang 'saya tidak pakai (LSD) dan tidak pernah ngasih itu (LSD) ke Christopher'," kata Wahyu menirukan jawaban Ali. (Baca: Pemilik Outlander Pernah Terkait Korupsi Dana Alkes)

    Kemudian, berdasarkan hasil tes urine dan darah Christopher yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Pusat Laboratorium Forensik Polri, menyatakan Christopher negatif menggunakan narkoba jenis LSD. "Ternyata hasil tes yang kami terima dari BNN dan Puslabfor negatif, jadi kami mengacu ke hasil tes," kata dia. (Baca: Ahli Hukum Kritik Pasal Penjerat Christopher)

    Sebab, Wahyu menjelaskan, pengakuan tak dapat dijadikan alat bukti. "Tidak bisa, alat buktinya hasil tes dan itu negatif. Kami hanya menerima dari BNN dan Puslabfor, jadi kami tidak bisa menjerat dengan UU narkotika," ujarnya. (Baca: Polisi Resmi Sebut Siapa Ortu Ali dan Christopher)

    Christopher Pasal 310 ayat 2 dan 4 juncto Pasal 312 juncto Pasal 311 ayat 2, 3, 4, dan 5 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas. Ancaman hukuman maksimalnya 12 tahun penjara. Adapun hasil tes urine Muhammad Ali, juga negatif. (Baca juga: Curhat Ali tentang Christopher di Luar BAP)

    AFRILIA SURYANIS

    Berita terkait:
    Kegiatan Christopher dan Ali Sebelum Tabrakan

    Sopir Tabrakan Maut Pondok Indah Diomeli Ali
    Kenapa Polisi Abaikan Pengakuan Christopher Pakai LSD? 
    Infografis: Kronologi Tabrakan Maut Pondok Indah
    Tabrakan Pondok Indah, Christopher 'Dibedah' 4 Ahli 

    Topik terhangat:

    Budi Gunawan | Bambang Widjojanto | Tabrakan Pondok Indah | AirAsia 

    Berita terpopuler lainnya:
    Terkuak, Siapa yang Menerbangkan Air Asia Maut
    Ketemu Prabowo, 3 Tanda Jokowi Jauhi Jeratan Mega
    Terungkap, 4 Fakta Sebelum AirAsia Jatuh


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.