Polda Bentuk Tim Pemburu Begal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anggota kepolisian memperlihatkan barang bukti, hasil operasi kejahatan sepanjang Januari 2015 di Lapangan Polda Metro Jaya, Jakarta, 3 Februari 2015. Polda Metro Jaya berhasil menjaring 2.785 orang dengan berbagai macam kasus kejahatan, diantaranya kasus begal motor, peredaran uang dolar dan euro palsu, serta kasus narkoba. M IQBAL ICHSAN/ TEMPO

    Sejumlah anggota kepolisian memperlihatkan barang bukti, hasil operasi kejahatan sepanjang Januari 2015 di Lapangan Polda Metro Jaya, Jakarta, 3 Februari 2015. Polda Metro Jaya berhasil menjaring 2.785 orang dengan berbagai macam kasus kejahatan, diantaranya kasus begal motor, peredaran uang dolar dan euro palsu, serta kasus narkoba. M IQBAL ICHSAN/ TEMPO

    TEMPO.COJakarta - Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Unggung Cahyono mengatakan pihaknya membentuk tim khusus untuk menangani kasus begal di Depok. Unggung mengatakan polisi  mengembangkan kasusnya dan memburu dua pelaku yang buron. 

    "Kami bentuk tim, dan anggota sekarang sedang bergerak ke Lampung karena masih ada dua tersangka yang DPO (daftar pencarian orang) dan lima tertangkap," kata Unggung di Mapolda Metro Jaya, Selasa, 3 Februari 2015.

    Unggung mengaku telah melakukan peta kerawanan kejahatan, seperti di Depok. "Di Depok sering kejadian, jadi kami laksanakan patroli dan razia secara terus-menerus dengan waktu yang tak sama," ujarnya.

    Kepala Polresta Depok Komisaris Besar Ahmad Subarkah mengatakan begal atau tindak pencurian dengan kekerasan rawan terjadi di Jalan Juanda, Margonda, sekitaran Jalan Tol Iskandar Siliwangi, dan flyover UI. 

    "Diimbau kepada masyarakat yang pulang kerja dan berkendara pukul 00.00-05.00 untuk berhati-hati dan tidak berhenti jika melintas di daerah tersebut," ujarnya. Kemudian, jika merasa kendaraannya diikuti oleh kendaraan lain yang tidak dikenal, sebaiknya berhenti di tempat ramai atau yang ada petugas kepolisian.

    AFRILIA SURYANIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.