DKI Akan Terbitkan Aturan Pungutan di Sekolah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pelajar sekolah dasar. ANTARA/Wahyu Putro A

    Ilustrasi pelajar sekolah dasar. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO , Jakarta:Pemerintah DKI Jakarta sedang menggodok peraturan gubernur soal pungutan liar di lingkungan pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Arie Budhiman mengatakan aturan ini akan segera diterbitkan.

    "Sekarang masih diproses, semoga bulan ini bisa terbit," ujarnya saat dihubungi, Ahad, 8 Februari 2015. Beleid ini nantinya akan mengatur soal dana yang boleh dan tak boleh diambil oleh sekolah.

    Agar sekolah tak sembarangan mengambil dana dari siswa, Arie menyarankan agar sekolah memiliki perencanaan yang transparan sejak awal sesuai kebutuhan riil di lapangan. Perencanaan ini nantinya harus dilaksanakan dan dipertanggungjawabkan dengan benar.

    Menurut Arie, penganggaran yang tak dilakukan dengan benar berpotensi mendorong penyalahgunaan. Misalnya dana yang tiba-tiba dipungut di tengah tahun ajaran tanpa perencanaan di awal.

    Pungutan ini, kata dia, bisa menimbulkan masalah terhadap siswa. Soalnya, tak semua orang tua siswa mampu untuk mengeluarkan dana yang diminta. "Khawatirnya nanti ada diskriminasi ke siswa yang tak bisa itu," katanya.

    Selama ini, kata dia, sekolah dibiarkan memungut dana dari siswa dengan alasan kebutuhan atau sudah bertahun-tahun menjadi kebiasaan. Padahal ini tak seharusnya terjadi. Sebagai penangung jawab tertinggi di sekolah, kepala sekolah semestinya bisa mengatur hal ini. "Jangan malah menggunakan alasan kebutuhan dan kebiasaan."

    NUR ALFIYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.