Terjebak Macet di Grogol? Ikuti Arahan Polisi Ini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kendaraan terjebak banjir di kawasan Grogol, Jakarta, 9 Februari 2015. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    Sejumlah kendaraan terjebak banjir di kawasan Grogol, Jakarta, 9 Februari 2015. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi pagi ini mulai memberlakukan pengalihan arus lalu lintas di seputar perempatan Grogol, Jakarta Barat. Kepala Satuan Wilayah Lalu Lintas Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Ipung Purnomo mengatakan, pengalihan arus diberlakukan karena tingginya banjir yang merendam Jalan S. Parman, tepatnya di depan Universitas Tarumanegara dan Mal Citraland. "Jadi kendaraan harus mengikuti arahan petugas di lapangan," kata Purnomo, Selasa, 10 Februari 2015.

    Lalu lintas kendaraan dari Slipi menuju Grogol pun dialihkan ke Tomang. Pengguna jalan dari Tomang menuju Grogol juga diminta untuk memutar kembali ke Jalan Tomang Raya yang mengarah ke arah Harmoni. Kendaraan dari arah Jalan Tanjung Duren Raya yang menuju ke Grogol pun ikut dialihkan. Banjir di kawasan itu pun mencapai sekitar 80 sentimeter dan tidak bisa dilalui kendaraan.

    Mobil dan motor dari Tanjung Duren dialihkan ke Tomang dengan melawan arus di depan Mal Central Park dan Mal Taman Anggrek. Polisi pun kendaraan melawan arah di jalur tersebut untuk menghindari genangan di depan Mal Citraland. "Akibatnya memang lalu lintas jadi macet," ujar dia.

    Penutupan jalan lainnya juga dilakukan di kawasan Jalan Panjang Raya. Banjir setinggi 50 sentimeter di depan Perumahan Green Garden membuat lalu lintas dialihkan. Pemotor dari awah Jalan Daan Mogot dialihkan melalui Pesing. Sedangkan kendaraan roda empat atau lebih diminta untuk melintasi jalan tol. Kebijakan itu juga diterapkan untuk arah sebaliknya.

    Pantauan Tempo, banjir di perempatan Grogol makin parah ketimbang banjir yang terjadi Senin, 9 Februari 2015. Saat itu, kendaraan sekelas truk masih bisa melintasi depan kampus Trisakti dan Tarumanegara. Tapi banjir yang makin tinggi membuat jalan tersebut lumpuh total. Kendaraan dari arah RS Sumber Waras pun dialihkan ke Jalan Daan Mogot Raya dan Jalan Latumenten.

    Bahkan, ketinggian air tersebut sudah masuk ke jalan tol dalam kota, tepatnya di depan pintu tol masuk Tanjung Duren. Lalu lintas di dalam tol itu pun macet karena hanya dua lajur yang dapat digunakan.

    Begitu pun banjir yang merendam di depan Mal Citraland. Banjir setinggi hampir 40 sentimeter membuat lalu lintas nyaris lumpuh. Pengguna sepeda motor pun terpaksa mendorong kendaraannya untuk menerobos banjir tersebut.

    Lalu lintas yang lumpuh total juga terjadi di Jalan Panjang Raya tepatnya di depan Perumahan Green Garden. Banjir setinggi hampir 70 sentimeter membuat tak satu pun kendaraan bisa melintas. Satu unit truk kontainer berukuran sedang yang nekat melintas hampir terjebak di dalam banjir. Beruntung mesin truk itu tidak mati meski harus menepi di depan Menara Indovision.

    DIMAS SIREGAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.