Syukurlah, Katulampa Normal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anak-anak bersiap melompat dari atas bendungan saat bermain air di kawasan Bendungan Katulampa Bogor, 25 September 2014. TEMPO/Lazyra Amadea Hidaya

    Sejumlah anak-anak bersiap melompat dari atas bendungan saat bermain air di kawasan Bendungan Katulampa Bogor, 25 September 2014. TEMPO/Lazyra Amadea Hidaya

    TEMPO.CO, Jakarta - Kondisi wilayah Bogor dan sekitarnya terutama di kawasan Puncak, Selasa pagi, 10 Februari 2015, merata diguyur hujan dengan intensitas ringan. Sehingga kondisi debit air Sungai Ciliwung di papan mercu Bendung Katulampa Bogor, Tinggi Muka Air (TMA) terpantau masih pada posisi 40 sentimeter atau kondisi normal.

    "Posisi terakhir tadi malam (Senin, 9 Februari 2015) ketinggian air di Bendung Katulampa 70 sentimeter, dan pada Selasa dinihari kondisi ketinggian mulai menurun hingga 40 sentimeter," kata Kepala Petugas Pantau Bendung Katulampa Bogor Andi Sudirman, Selasa pagi, 10 Februari 2015.

    Dia mengatakan, hingga pukul 09.30, kondisi TMA Katulampa masih bertahan pada posisi 40 sentimeter dengan jumlah volume air dari Bendung Katulampa sebanyak 22.200 liter per detik menuju Jakarta.

    "Akan tetapi ketinggian air di Bendung Katulampa masih tetap berpotensi naik, karena saat ini hujan gerimis tebal, Puncak pun sama kondisinya, bahkan awan putih masih tebal dan berpotensi hujan deras," kata Andi.

    Menurut dia, pihaknya akan terus melakukan pantauan kondisi ketinggian air Katulampa dan berkoordinasi dengan petugas pintu Depok, Manggarai, dan lainnya selama 24 jam. "Setiap ada peningkatan dan penurunan ketinggian air di Bendung Katulampa kami catat dan laporkan ke petugas lainnya," katanya.

    M. SIDIK PERMANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.