Pengungsi Banjir Jakarta Utara Capai 14 Ribu Jiwa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pelajar  melintasi banjir setinggi 60 cm di , Koja, Jakarta Utara (03/12). TEMPO/Dasril Roszandi

    Sejumlah pelajar melintasi banjir setinggi 60 cm di , Koja, Jakarta Utara (03/12). TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi mengatakan jumlah pengungsi banjir Jakarta Utara hingga sore ini, pukul 17.30 tercatat 14.163 jiwa. Mereka tersebar di 138 tempat pengungsian di sekitar Jakarta Utara.

    Rustam mengimbau para camat untuk sigap menyiapkan bantuan bagi warga. "Jangan sampai ada warga yang kelaparan, karena beras mau pun dapur umum telah disediakan," ujar Rustam di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Selasa 10 Februari 2015.

    Sejumlah 178 titik lokasi pengungsian di antaranya tersebar di Rusun Muara Baru, Stadion Tugu, Apartemen Nias Kelapa Gading, Gelanggang Olahraga, Masjid, Sekolah, Kantor Camat dan Kantor Lurah. "Prioritas kami adalah penyelamatan jiwa manusia, kami evakuasi ke pengungsian khususnya anak-anak dan wanita," ujar Rustam pada Tempo.

    Asisten Kesejahteraan Masyarakat Jakarta Utara, Ahmad Ya'la mengatakan ‎jumlah pengungsi banjir bulan ini lebih banyak dibanding Januari lalu. "Genangannya lebih tinggi. Belum lagi seharian kemarin hujan juga tidak berhenti, banyak rumah pompa tidak befungsi karena aliran listrik dari PLN mati," ujar Ahmad. Hal-hal seperti itulah yang menurut Ahmad jadi penyebab banjir di Jakarta Utara lama surut.

    Di tempat pengungsian, menurut Rustam pemerintah telah menyiapkan sejumlah dapur umum dan senantiasa menyuplai makanan matang. "Kami pun menyiapkan posko kesehatan dengan dokter dan obat, serta air bersih," kata dia.

    Sore ini pemerintah Jakarta Utara menyalurkan bantuan Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BPBN) Kementrian Sosial serta Bazis Jakarta Utara kepada 6 kecamatan di Jakarta Utara.

    Bantuan tersebut berupa 6 ton beras, 390 dus mi instan, 90 peralatan mandi, 6 dus sarden, terpal 12 lebar, 250 helai selimut, 180 lembar tikar, 180 dus biskuit, 180 dus air mineral, perlengkapan bayi, dan beberapa jenis bantuan lainnya. "Bantuan harus bisa segera diserahkan ke tangan pengungsi," ujar mantan PLT Wali Kota Jakarta Pusat tersebut.

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyatakan ada 18 kelurahan di Jakarta Utara terendam banjir di antaranya Kelurahan Kali Baru, Marunda, Rorotan, Semper Barat, Sukapura, Lagoa, Ancol, Kapuk Muara, Pejagalan, Penjaringan, Pluit, Kebon Bawang, Papanggo, Sungai Bambu, Sunter Agung, Sunter Jaya, Tanjung Priok, dan Warakas.

    AISHA SHAIDRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.