Kolom Stasiun Bawah Tanah MRT Mulai Dibangun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengerjaan proyek Mass Rapid Transit (MRT) di kawasan Bundaran HI, Jakarta, 17 Juli 2014. ANTARA/Adimas Raditya

    Pengerjaan proyek Mass Rapid Transit (MRT) di kawasan Bundaran HI, Jakarta, 17 Juli 2014. ANTARA/Adimas Raditya

    TEMPO.CO , Jakarta - Proyek pembangunan jalur Mass Rapid Transit (MRT) mulai memasuki tahapan pembangunan kolom stasiun (kingpost) bawah tanah. Pembangunan kingpost ini akan dilakukan pada sisi selatan stasiun Bundaran HI. Pembangunan kingpost ini merupakan tahapan lanjutan dari setelah pembuatan dinding stasiun (D-Wall) selesai. "Pekerjaannya dimulai hari ini," kata Direktur Utama PT MRT Dono Boestami dalam rilis yang diterima Tempo, Selasa, 10 Februari 2015.

    Dono menjelaskan, kingpost merupakan struktur sementara yang diperlukan untuk menopang lapisan permukaan tanah pada saat dilakukan penggalian ruang stasiun bawah tanah. Penggalian ini akan dilakukan dengan metode Top-Down Excavation.


    "Kingpost akan berfungsi memikul beban vertikal sementara, selama struktur kolom permanen dibuat."

    Pengerjaan kingpost di Bundaran HI akan dikerjakan secara paralel dengan penyelesaian pekerjaan D-Wall untuk Koridor Mechanical & Electrical di sisi timur. Sedangkan pekerjaan D-Wall untuk station box telah selesai dilakukan.


    "Untuk area konstruksi di sepanjang Senayan sampai Dukuh Atas, pembuatan kingpost sudah diselesaikan sejak pertengahan Januari lalu."

    Selama pembuatan kingpost di Bundaran HI dan beberapa ruas proyek, pihak MRT dan Kepolisian Daerah Metro Jaya akan melakukan rekayasa lalu lintas, pasalnya pekerja membutuhkan area tambahan.


    "Penerapan rekayasa lalu lintas ini dilakukan juga agar dapat meminimalisir dampak bagi pengguna jalan dan masyarakat di sekitar," ujar Dono.

    PRAGA UTAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.