Sentil DPRD, Ahok: Kejadian Main 'Sunat' 10 Persen  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyapa wartawan sebelum pelantiakan sebagai Gubernur DKI Jakarta di Istana Negara, 19 November 2014.  Dalam pelatikan Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta, perwakilan dari Koalisi Merah Putih sama sekali tidak hadir. Tempo/Aditia Noviansyah

    Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyapa wartawan sebelum pelantiakan sebagai Gubernur DKI Jakarta di Istana Negara, 19 November 2014. Dalam pelatikan Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta, perwakilan dari Koalisi Merah Putih sama sekali tidak hadir. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.COJakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama blusukan ke lokasi perbaikan tanggul Kali Sunter yang berada di Kodamar dan Artha Gading, Jakarta Utara. Ahok mengatakan pengerjaan tanggul Kali Sunter sempat mengalami masalah. 

    "Persoalannya itu birokrasi. Itu belum ada dananya, awal tahun belum tender dan apalah. Saya bilang boleh enggak sih dikerjakan dulu. Kita selalu kerjakan sesuatu setengah-setengah," ujar Ahok di Kodamar, Jalan Yos Sudarso, Kamis, 12 Februari 2015.

    Ahok mengibaratkan pengerjaan sungai seperti kelakuan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang cenderung main potong anggaran kegiatan. "Kalau DPRD, kejadian main ‘sunat-sunat’ 10 persen. Ini celaka," ujarnya. 

    Itu sebabnya, Ahok mengaku lebih senang pengerjaan tanggul memakai dana dari swasta. Misalnya, menekan pengembang dengan alasan menagih kewajiban. 

    Ahok melakukan blusukan sebelum pergi ke kantornya di Balai Kota. Dia meninjau pengerjaan tanggul di sepanjang Kali Sunter. Lokasi pertama yang dilihat adalah tanggul di dekat kompleks Kodim Jakarta Utara. Setelah sekitar sepuluh menit di tempat itu, dia pergi ke lokasi berikutnya di Kodamar.

    ERWAN HERMAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.