Kasus Iklan Risak Bekasi, Indosat Lanjutkan Mediasi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Meme/Gambaran Plesetan Kota Bekasi. Jarak yang cukup jauh dari Ibukota ditambah akses jalan yang buruk membuat kota Bekasi di-bully oleh para pengguna dunia maya, melalui jejaring sosial twitter dan path. (infospesial.net)

    Meme/Gambaran Plesetan Kota Bekasi. Jarak yang cukup jauh dari Ibukota ditambah akses jalan yang buruk membuat kota Bekasi di-bully oleh para pengguna dunia maya, melalui jejaring sosial twitter dan path. (infospesial.net)

    TEMPO.COJakarta - Head of Public Relation Division Indosat Adrian Prasanto mengatakan akan menghadiri mediasi gugatan warga soal iklan perisakan Kota Bekasi di Pengadilan Negeri Bekasi. Proses mediasi antara koalisi warga dan Indosat dijadwalkan berlangsung pada 18 Februari 2015.

    Adrian mengatakan kesempatan itu akan ia pakai untuk berbincang dengan warga Bekasi dengan tujuan mengembalikan hubungan baik. "Kan, karyawan kami juga banyak yang tinggal di Bekasi," katanya, Jumat, 13 Februari 2015.

    Awal Januari 2015, Bekasi dihebohkan dengan iklan viral PT Indosat bertajuk “Liburan ke Australia lebih gampang dibanding ke Bekasi”. Iklan itu dianggap sebagai penghinaan bagi Bekasi. Indosat telah menarik iklan tersebut pada 5 Januari 2015. Indosat juga telah mengeluarkan pernyataan maaf. Namun warga tetap menggugat.

    Kontroversi iklan perisakan Kota Bekasi juga menjadi perhatian media asing The Wall Street Journal. Dalam artikel yang berjudul “Bekasi Ad Backfire Tees Up a Few Lessons”, media Amerika Serikat itu membahas iklan viral PT Indosat yang bertema Bekasi.
     
    TRI ARTINING PUTRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.