Bandar Narkoba Kakap Lintas Sumatera-Jakarta Tertangkap  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kepolisian berjaga dekat barang bukti ganja sebanyak 2 ton di Polres Jakarta Barat, 13 Februari 2015. Ganja tersebut berasal Aceh yang dibawa oleh seorang tersangka bernama Zaini menggunakan mobil kontainer. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Petugas kepolisian berjaga dekat barang bukti ganja sebanyak 2 ton di Polres Jakarta Barat, 13 Februari 2015. Ganja tersebut berasal Aceh yang dibawa oleh seorang tersangka bernama Zaini menggunakan mobil kontainer. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.COJakarta - Polres Metro Jakarta Barat mengungkap jaringan peredaran ganja lintas Sumatera-Jakarta. Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Gembong Yudha mengatakan penangkapan ini dilakukan berdasarkan pengembangan dari kasus penemuan ganja di sebuah truk sebanyak 1,2 ton di Kalideres, Jakarta Barat.

    "Berdasarkan informasi dari tersangka yang sudah ditangkap di Kalideres pada Desember 2014, kami mengetahui akan ada pengiriman ganja dalam jumlah besar yang berangkat dari Aceh ke Jakarta pada Februari ini," kata Gembong, Jumat, 13 Februari 2015.

    Ganja basah seberat 2 ton ini dikemas dalam kardus yang dilakban berbentuk bata sebanyak 2.000 kemasan. Satu kemasan berisi 1 kilogram ganja dengan harga Rp 4 miliar. "Truk atau kontainer ini dimodifikasi dengan disekat besi dan atasnya ditutup tripleks," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Unggung Cahyono.

    Sebelumnya, Polsek Kalideres menangkap dua tersangka bernama Nasir dan Zaini, yang ditangkap empat hari setelah Nasir. Nasir sudah melakukan pengiriman empat kali dari Aceh, sementara Zaini adalah pemasok besar yang ditangkap di Malimping, Tangerang. "Keduanya sudah ditahan sejak 30 Desember 2014 di Rutan Polsek Kalideres," kata Gembong.

    Dari penyergapan di Desa Simpang Beringin, Kecamatan Bandar Sekijang, Palelawan, Riau, polisi menahan tersangka Masykur, 35 tahun. Pria asal Pidie Jaya, Aceh, ini mengaku hanya berperan sebagai sopir. Selain ganja basah, polisi menyita satu tronton Mitsubshi Fuso dengan nomor polisi BK-9988-IB berwarna putih serta satu telepon seluler Samsung hitam.

    Masykur, kata Gembong, sudah melakukan pengangkutan ganja lintas Sumatera-Jakarta sebanyak tiga kali sejak 2012 dengan upah Rp 20 juta sekali angkut. "Barang nanti dibagi ke dalam mobil-mobil kecil lain di Lebak dan Medan," katanya. Selain Masykur, polisi menangkap seorang perempuan bernama Ari—yang diduga kekasihnya—yang saat ini masih berstatus sebagai saksi. 

    Menurut Gembong, Masykur diperintahkan ke Jakarta lalu akan diorder di Merak. Jakarta, kata dia, hanya sebagai tempat transit sebelum ke Ciawi dan Jabodetabek. Pengiriman akan dilanjutkan dengan mobil kecil yang sudah disekat-sekat. "Mereka sudah tiga kali lolos, ini yang keempat dan kami tidak terkecoh," kata Unggung.

    DINI PRAMITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.