Alasan Polisi Buru Begal ke Lampung

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Gunawan Wicaksono

    TEMPO/Gunawan Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya tengah memburu pelaku pembegalan sepeda motor yang beraksi di daerah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi di Lampung. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Heru Pranoto mengatakan perburuan dilakukan di Lampung, karena para begal berasal dari daerah tersebut. "Bahkan mereka masih ada hubungan keluarga sekampung," kata Heru kepada Tempo, Jumat, 13 Februari 2015.

    Heru menjelaskan, komplotan begal sepeda motor dari Lampung ini beraksi pada malam hari karena kondisi jalan yang sepi. Saat beraksi, mereka membawa senjata api dan senjata tajam. "Kalau korbannya melawan, pelaku bisa nekat melukai korbannya," ujarnya.

    Pada 10 Februari 2015, tim gabungan Polda Metro Jaya menangkap dua begal yang beraksi di Depok. Keduanya, yang ditangkap di Lampung, adalah Serbu alias Abu, 22 tahun, dan Edi, 30 tahun. "Saat ini kami masih memburu enam pelaku lagi di Lampung, yang sering beraksi di Depok dan Tangerang," ujar Heru.

    Sebelumnya, empat dari enam belas pelaku begal di Kota Bekasi ditembak. Di Kabupaten Bekasi, satu dari tiga pelaku pembegalan ditembak mati petugas.

    Sedangkan di Depok, satu pelaku yang beraksi di Tangerang ditembak mati. Tembak mati begal yang membahayakan anggota kepolisian dan masyarakat ini sesuai dengan instruksi Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Unggung Cahyono.

    AFRILIA SURYANIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.