Ancam Gulingkan Ahok, Taufik: Langsung Impeachment Saja

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Gubernur DKI Jakarta. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Gubernur DKI Jakarta. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, JAKARTA--Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Muhammad Taufik, mengeluarkan pernyataan keras terhadap Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Karena kisruh urusan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, ia mengancam  akan memakzulkan Ahok

    .“Tidak perlu ada panitia khusus lagi, langsung impeachment saja,” kata Taufik kepada Tempo, kemarin. Saat ini dia tengah menggalang dukungan dari sejumlah anggota Dewan terkait dengan wacana tersebut. Senin besok, rencana pemakzulan akan dimatangkan.

    Ancaman Taufik itu muncul setelah melihat ada kejanggalan dalam proses pengajuan APBD 2015 oleh pemerintah DKI Jakarta ke Kementerian Dalam Negeri. Dewan menganggap APBD senilai Rp 73,08 triliun yang diajukan pemerintah berbeda dengan hasil paripurna pada 27 Januari lalu. Taufik menduga pemerintah DKI mengubah anggaran secara sepihak.

    Selain itu, menurut Taufik, format e-budgeting APBD yang diajukan DKI bertentangan dengan ketentuan pemerintah pusat. Kementerian kemudian mengembalikan APBD yang diserahkan pemerintah. Sementara itu, Dewan mengirim APBD versi paripurna ke Kemendagri sebagai bahan perbandingan, pada Senin lalu. Pada format APBD ini, tertera tanda tangan pimpinan Dewan di setiap lembarnya.

    Direktur Jenderal Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Reydonnyzar Moenek, menjelaskan dua penyebab dikembalikannya APBD ke pemerintah DKI. Pertama, tiada ringkasan dan rincian obyek pendapatan belanja dan penerimaan. Kedua, Ringkasan Rencana Kerja dan Anggaran Pejabat Pengelolaan Keuangan Daerah tidak detail.

     “Kami coba membantu membuat formatnya,” katanya. Ihwal format e-budgeting yang digunakan Ahok, Reydonnyzar mengaku tidak memahami dasar penggunaannya. Meskipun demikian, dia mengapresiasi program e-budgeting tersebut.

    Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah Jakarta, Heru Budi, menegaskan APBD yang diserahkan ke Kemendagri sama seperti hasil pembahasan di paripurna DPRD. “Tidak ada yang menyimpang,” katanya.

    Ihwal ancaman pemakzulan, Ahok belum bisa dimintai konfirmasi. Namun ini bukan pertama kali dia bakal dimakzulkan. Sejumlah anggota Dewan pernah hendak memakzulkan Ahok lantaran gaya komunikasinya yang memicu kontroversi. Saat itu, Ahok berujar, “Enggak apa-apa. Santai saja.”

    PRAGA UTAMA | ERWAN HERMAWAN | RINI KUSTIANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.