Malam Valentine, 'Cabe-Cabean' Digerebek saat Pesta Syur  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah coklat yang berbentuk love, habis terjual. Tingginya minat warga Jepang menyambut Valentine, membuat perusahaan coklat di Jepang menghabiskan 50 persen anggaran pemasaran, untuk kegiatan promosi. Tokyo, Jepang, 12 Februari 2015. Chris McGrath / Getty Images

    Sebuah coklat yang berbentuk love, habis terjual. Tingginya minat warga Jepang menyambut Valentine, membuat perusahaan coklat di Jepang menghabiskan 50 persen anggaran pemasaran, untuk kegiatan promosi. Tokyo, Jepang, 12 Februari 2015. Chris McGrath / Getty Images

    TEMPO.CO, Bekasi - Warga Jalan Pemakaman RW 11, Kampung Jaha, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jumat malam geger. Sebabnya, warga menangkap basah tiga remaja di bawah umur tengan melalukan adegan layaknya suami-istri di sebuah kebun kosong wilayah setempat.

    Mawar, 12 tahun, Kumbang (15), dan Kunang (17), bukan nama sebenarnya, mereka tak bisa mengelak ketika kedapatan warga tak memakai celana. Bahkan, saat digerebek mereka tengah asyik memadu kasih di lahan yang gelap tersebut.

    "Dua orang enggak pakai celana, yang satu melihat," kata seorang warga, Rais, 40 tahun, Sabtu, 14 Februari 2015. Awalnya, dua orang warga, Bolor, 29 tahun, dan Kipit, 35 tahun, curiga karena di pinggir jalan terdapat sepeda motor matic. Dua orang warga yang tengah melintas itu lalu mencari pemiliknya.

    Kedua warga tersebut memutuskan untuk masuk ke dalam kebun kosong. Benar saja, warga mendapati tiga remaja yang sedang melakukan adegan layaknya suami istri. Atas dasar itu, kedua orang tersebut memberitahukan kepada warga lainnya. "Kami ramai-ramai ke lokasi," kata Rais.

    Para remaja putus sekolah itu pun terkejut melihat kedatangan puluhan orang. Mereka lalu digelandang ke rumah warga untuk dilakukan interogasi. Namun, mereka mengelak telah melakukan hubungan badan layaknya suami istri. "Kami sepakat mendatangkan orang tua mereka," ujar Rais.

    Setelah diinterogasi orangtuanya, Mawar mengakui perbuatannya. Begitupun dengan si Kumbang. Mawar mengaku diajak oleh kekasihnya, si Kumbang. Adapun si Kunang merupakan bekas pacarnya. Mawar bercerita kalau dia dijemput oleh Kumbang sekitar pukul 21.00 WIB untuk merayakan malam valentine.

    "Saya diajak jalan-jalan dulu, kemudian dibawa ke sini," ujar dia di hadapan orang tuanya, TH, 40 tahun. "Enggak tahunya diajak 'begituan'," kata Mawar. Adapun si Kumbang mengaku didesak oleh temannya si Kunang. Bahkan ia diajari oleh Kunang bagaimana melakukan hubungan badan.

    Sebab sebelumnya Mawar pernah berhubungan badan dengan Kunang yang merupakan mantan pacarnya. Warga yang geram meminta agar kedua orang tua Kumbang dan Mawar menikahkan keduanya. Kasusnya tak dibawa ke ranah hukum.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.