Brimob Jaga Ketat pompa Air Waduk Pluit

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga melintasi pipa saluran pompa air pada peresmian Rumah Pompa Air Waduk Pluit, di Penjaringan, Jakarta (27/3). Peresmian rumah pompa Waduk Pluit dengan tiga pompa air baru berkekuatan 15 meter kubik per detik.  ANTARA/Wahyu Putro

    Warga melintasi pipa saluran pompa air pada peresmian Rumah Pompa Air Waduk Pluit, di Penjaringan, Jakarta (27/3). Peresmian rumah pompa Waduk Pluit dengan tiga pompa air baru berkekuatan 15 meter kubik per detik. ANTARA/Wahyu Putro

    TEMPO.CO , Jakarta - Polda Metro Jaya menurunkan satuan keamanan untuk menjaga rumah pompa air di Waduk Pluit dan Pasar Ikan. Hal tersebut dilakukan sejak terjadinya banjir besar di kawasan Jakarta Senin lalu. Ditambah lagi saat sempat terjadinya pemadaman aliran listrik yang menghentikan kinerja pompa untuk menyedot air.


    Sekitar sepuluh polisi dengan sistem kerja berganti shift ditugaskan masing-masing di dua rumah pompa yang letaknya tak begitu jauh. Anggota Brimob Polda Metro Jaya Brigadir Batubara, mengatakan jika penugasan ini merupakan bagian dari pengamanan dan kerja sama untuk menjamin kemanan dan kelancaran kinerja pompa.


    "Tugas kami di sini untuk koordinasi pengamanan. Kami ikut bertugas mengecek dan memantau kenaikan air lalu membuat laporan ke Piket Siaga Banjir di Posko Polda Metro Jaya, lalu tinggal menunggu perintah selanjutnya," kata Batubara saat ditemui Tempo di Rumah Pompa Waduk Pluit, Jakarta Utara, Jumat 13 Februari 2015.


    Berdasarkan pemantauan Tempo, sebuah tenda kuning bertuliskan Pos Pengamanan Polsek Metro Penjaringan terpasang di antara dua rumah pompa Waduk Pluit tengah dan barat. Tenda tersebut terpantau kosong dan sekitar tiga orang petugas brimob berpakaian serba hitam berada di dalam wilayah rumah pompa tengah dan timur sore itu, termasuk Batubara salah satunya.


    Penanggung Jawab Pintu Air Waduk Pluit, Joko mengatakan, selama ini petugas pintu air melakukan pelaporan rutin soal kondisi kenaikan air di rumah pompa satu jam sekali. Laporan tersebut menurut Joko dilanjutkan kepada Posko Piket Banjir PU 2 di Jati Baru. Sedangkan keberadaan petugas Brimob lebih pada mengutamakan keamanan di lingkungan Waduk Pluit. "Ya mungkin kalau ada ribut-ribut mereka yang ngamanin, tapi kalau soal listrik mati lagi, saya yang tetep lapor," kata Joko.

    Kondisi Pompa Air di Waduk Pluit terdiri dari tiga rumah pompa dengan susunan tiga pompa di rumah pompa timur, empat buah pompa di rumah pompa tengah, dan tiga buah pompa di rumah pompa barat. Kondisi air, menurut Joko, sejauh ini pun sudah terpantau aman. Kondisi pompa bisa stabnd by tidak beroperasi adalah di titik - (minus) 190 sentimeter, titik tersebut menurut dia sudah dipastikan air mendekati lumpur di dasar waduk.

    AISHA SHAIDRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.