Pembunuhan Sadistis, Mayat Karyawati Dilempar ke Atap

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pembunuhan. (lakonhidup)

    Ilustrasi pembunuhan. (lakonhidup)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah kejadian pencurian dengan kekerasan disertai pembunuhan dan pemerkosaan terjadi di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Seorang karyawati bank BUMN menjadi korban.

    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan kejadian tersebut terjadi tengah malam tadi. "Korban ditemukan di atas genteng oleh rekannya," kata dia, Senin, 16 Februari 2015.

    Korban, kata Martinus, ditemukan dalam kondisi cukup mengenaskan. Ada luka-luka di tubuh korban, di antaranya di bagian leher serta wajah dan matanya luka lebam. "Mayat pun dalam kondisi setengah tanpa busana," ujar dia. Kaki korban terikat kain.

    Korban bernama Silmina, 27 tahun, seorang karyawati bank yang tinggal di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Mayatnya ditemukan di atap genteng rumah tetangganya.

    Mulanya, salah satu saksi bernama Alit, 24 tahun, mendengar suara rintihan sekitar tengah malam. Kemudian dia mengetahui korban tak ada di kamarnya. Setelah melaporkan kepada orang tua korban, pencarian dilakukan. Nahas, korban ditemukan tak bernyawa.

    Selepas penemuan mayat itu, kepolisian turun tangan dan melakukan penyelidikan. Berselang beberapa jam, pelaku tertangkap. Pelaku diketahui bernama Afdila Rizki, 22 tahun. Dia seorang karyawan gerai fotokopi yang beralamat tak jauh dari rumah korban.

    Dari tangannya, diamankan sejumlah barang bukti berupa tas kain warna merah muda berisikan laptop merek Lenovo berwarna perak, tas laptop berwarna hitam, kacamata baca berikut tempatnya, ponsel merek Samsung berikut charger, kunci pintu kamar korban, dan uang tunai Rp 42 ribu.

    NINIS CHAIRUNNISA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.