Terjepit Lift 2 Jam, Nyawa Muktar Gagal Ditolong

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi lift. REUTERS/Edgar Su

    Ilustrasi lift. REUTERS/Edgar Su

    TEMPO.CO, Jakarta- Seorang karyawan toko elektronik, Muktar Natzir, 22 tahun tewas setelah tubuhnya terjepit lift di sebuah rumah toko tempatnya bekerja Jalan Raya Galaxy Blok A Nomor 89, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Selasa, 17 Februari 2015.

    Informasi yang dihimpun Tempo di lokasi kejadian, peristiwa itu diketahui setelah, Rangga, 7 tahun menangis memberitahukan kepada ibunya, Hermin, 37 tahun kalau korban terjepit di celah antara lift dan dinding lantai tiga di ruko itu sekitar pukul 12.00.

    Perempuan yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga itu segera mengecek. Hermin pun seketika histeris melihat korban yang baru bekerja selama lima bulan itu terjepit. Korban mengerang kesakitan karena posisi kepala di bawah dan kakinya di atas. Adapun perutnya tergencet lift terbuka itu.

    "Dia lari ke bawah meminta bantuan ke karyawan lain," kata saksi, Bondan, 37 tahun, Selasa, 17 Februari 2015. Pemilik toko yang mengetahui segera menolong. Seorang tukang las didatangkan. Menggunakan alat seadanya mencoba melakukan evakuasi terhadap korban. Namun hingga dua jam kemudian korban tak dapat dievakuasi.

    Lantaran tak kunjung berhasil, karyawan lain memanggil pihak Kepolisian. Tak lama kemudian, Unit Identifikasi Kepolisian Resor Kota Bekasi tiba di lokasi kejadian. Sayangnya, ketika korban hendak ditolong nyawanya sudah melayang. Akibat tak mampu menahan rasa sakit saat perutnya terjepit lift.

    Juru Bicara Polres Kota Bekasi, Ajun Komisaris Siswo mengatakan, korban berhasil dievakuasi 4,5 jam kemudian atau sekitar pukul 16.30 WIB. Jasad korban diturunkan dengan menggunakan tali tambang sepanjang lima meter melalui celah lift dan dinding ke lantai dua. "Awalnya lift-nya yang diturunkan, namun mendadak mesinnya mati," kata dia.

    Kepolisian belum bisa memastikan penyebab korban hingga terjepit. Namun, diduga sebelumnya korban terpeleset saat lift sedang turun. Untuk memastikan, Kepolisian akan mengecek rekaman kamera pengawas yang ada di dalam gudang dan memeriksa sejumlah saksi. "Kejadian ini masih kami dalami dan cari tahu kebenarannya," kata Siswo.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.