3.200 Unit Rumah Susun Siap, Relokasi Warga yang Sulit  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bangunan rumah susun sewa Daan Mogot yang masih dalam proses penyelesaian di Jakarta Barat, 21 Oktober 2014. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Bangunan rumah susun sewa Daan Mogot yang masih dalam proses penyelesaian di Jakarta Barat, 21 Oktober 2014. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta Ika Lestari mengatakan sebagian besar rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yang tengah dibangun di Ibu Kota sudah siap huni.

    Saat ini, kata dia, pembangunan rumah susun itu sudah memasuki tahap penyelesaian akhir. "Targetnya, pertengahan tahun semuanya sudah bisa dihuni," kata Ika saat dihubungi, Senin, 16 Februari 2015.

    Ika menjelaskan, dua rumah susun yang siap huni di antaranya Rusunawa Daan Mogot dan Rusunawa Tambora. Kedua rumah susun yang terletak di Jakarta Barat itu tinggal menunggu pemutakhiran kartu identitas para penghuni rumah susun. Di Tambora, ada 514 unit yang siap menampung warga dari bantaran. Sedangkan Rusunawa Daan Mogot dibangun untuk warga Kalijodo.

    Ika menuturkan, relokasi warga tak selalu berjalan mudah. Sebagai contoh, 200 unit rumah susun di Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur, belum ditempati, padahal tahap penyelesaian sudah rampung. Penyebabnya, warga Kampung Pulo yang direncanakan menemparti rumah susun tersebut justru memilih Rusun Jatinegara Barat, Jakarta Timur. "Akibatnya, relokasi warga tertunda lagi," kata dia.

    Saat ini, pembangunan rusunawa yang masih berjalan berada di Pulogebang sebanyak 400 unit, 200 unit di Jatinegara Kaum, serta 568 unit dalam dua tower di Jatinegara Barat. "Kami kebut pengerjaannya tahun ini," ujar Ika.

    Menurut Ika, tahun ini Dinas Perumahan menargetkan penyelesaian 3.200 unit rumah susun. Pembangunan unit rusun tersebut didanai dengan gabungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah DKI Jakarta. Lokasi pembangunan rumah susun itu berada di Jalan K.S. Tubun, Slipi, Jakarta Barat; Rawa Bebek; dan Cipinang di Jakarta Timur.

    Selain dari dana pemerintah, Ika mengatakan, Dinas Perumahan mengupayakan pembangunan rumah susun dilakukan oleh perusahaan swasta melalui fasilitas sosial dan fasilitas umum. "Kami tagih dari pengembang," katanya.

    LINDA HAIRANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gempa Maluku Utara dan Guncangan Besar Indonesia Selama 5 Tahun

    BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami. Peringatan ini menyusul Gempa Maluku yang terjadi di Jailolo, Maluku Utara, Kamis, 14 November 2019.