Kendaraan Tol Bekasi Menuju Jakarta Merangkak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana lalu lintas saat uji coba Contra Flow di tol dalam kota, Jakarta, Selasa (1/5). Contra flow yang diberlakukan mulai pukul 06.00-10.00 dari Senin-Jumat pada ruas jalan tol dalam kota antara Cawang (depan Bank Bukopin) hingga Semanggi (gedung DPR/MPR). Tempo/Tony Hartawan

    Suasana lalu lintas saat uji coba Contra Flow di tol dalam kota, Jakarta, Selasa (1/5). Contra flow yang diberlakukan mulai pukul 06.00-10.00 dari Senin-Jumat pada ruas jalan tol dalam kota antara Cawang (depan Bank Bukopin) hingga Semanggi (gedung DPR/MPR). Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Kemacetan panjang dilaporkan terjadi di ruas jalan tol Bekasi yang mengarah ke Jakarta. Lalu lintas dari Bekasi menuju Jakarta sudah padat sejak sebelum Jalan Tol Bekasi Barat.

    Salah seorang pengguna jalan tol tersebut mengatakan terjebak kemacetan sejak pukul 07.00 WIB. "Saya dari Bekasi Timur, sampai jam segini (08.30 WIB) baru sampai tol dalam kota," ujarnya Senin 23 Februari 2015.

    Menurut dia, ruas jalan tol tersebut sangat padat oleh kendaraan. Kendaraan hanya bisa melaju dengan kecepatan 10-15 kilometer. "Biasanya dari Bekasi Timur ke dalkot (tol dalam kota) kurang dari 30 menit," katanya.

    Menurut akun Twitter resmi TMC Polda Metro Jaya, kepadatan memang dilaporkan terjadi di ruas jalan tersebut. Akibat padatnya volume kendaraan di jalan, lalu lintas dari arah Cawang menuju tol dalam kota tersendat. Bukan hanya di jalan tol, kepadatan pun terjadi di ruas jalan arteri di kawasan tersebut.

    Selain itu, lalu lintas di ruas Jalan Tol Kebon Jeruk yang mengarah ke Tomang pun dilaporkan masih padat. Kepadatan ini bahkan sudah terlihat sejak dari sekitar gerbang tol Karang Tengah.

    NINIS CHAIRUNNISA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.