Polisi Belum Tahu Identitas Begal Pondok Aren yang Dibakar Massa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi tunjukkan benang yang melintang sebatas leher di jalan Juanda, saat razia begal beberapa waktu lalu, di Mapolresta Depok, 12 Februari 2015. Pelaku begal gunakan modus baru dengan benang pancing untuk membegal atau menjerat korban selain dengan menganiaya dan merampas motor korban secara langsung. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    Polisi tunjukkan benang yang melintang sebatas leher di jalan Juanda, saat razia begal beberapa waktu lalu, di Mapolresta Depok, 12 Februari 2015. Pelaku begal gunakan modus baru dengan benang pancing untuk membegal atau menjerat korban selain dengan menganiaya dan merampas motor korban secara langsung. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    TEMPO.COJakarta - Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor di Pondok Aren, Tangerang Selatan, tewas dibakar massa. Dia tertangkap saat berusaha melarikan diri.

    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan polisi belum mengetahui identitas si begal. "Soalnya pelaku terbakar habis. Identitas ikut terbakar," ujarnya, Selasa, 24 Februari 2015.

    Bahkan, menurut dia, wajah pelaku tak bisa dikenali. "Jadi, kami masih cari identitas dia," ucapnya. Dia meminta warga yang mempunyai informasi untuk melapor ke kepolisian.

    Pelaku yang tewas itu merupakan satu dari empat pelaku perampokan sepeda motor yang terjadi pada Selasa dinihari, 24 Februari 2015. Mereka berniat mengambil sepeda motor milik pasangan suami-istri Wahyu Hidayat, 22 tahun, dan Sri Astriani, 20. Saat kejadian, mereka sedang berboncengan naik sepeda motor Honda Beat melalui Jalan Masjid Baiturrahim, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan.

    Martinus menuturkan, saat melalui jalan tersebut, keduanya diikuti dua sepeda motor yang dinaiki empat orang. Salah seorang pelaku mengacungkan senjata samurai ke arah korban. "Korban perempuan sempat memegangi samurai yang diayunkan pelaku," katanya. Akibatnya pelaku terjatuh.

    Korban lalu berteriak minta tolong, sehingga kejadian tersebut diketahui warga. Warga kemudian berdatangan dan mengejar pelaku. Satu dari empat pelaku tertangkap dan dihakimi dengan cara dibakar hingga tewas. Tiga pelaku lain berhasil kabur.

    Saat ini polisi masih mengejar tiga tersangka lain. "Mayat pelaku sedang dalam proses otopsi," kata Martinus.

    NINIS CHAIRUNNISA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.