Margonda-Juanda Depok Uji Coba Pengalihan Arus Hari Ini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembuatan drainase dan jalan pengalihan arus Jalan Margonda Raya, Depok, 9 Oktober 2014. Tempo/Ilham Tirta

    Pembuatan drainase dan jalan pengalihan arus Jalan Margonda Raya, Depok, 9 Oktober 2014. Tempo/Ilham Tirta

    TEMPO.COJakarta - Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dinas Pehubungan Depok Jondra Putra mengatakan akan melaksanakan uji coba pengalihan arus Jalan Margonda Raya pada Rabu, 25 Februari 2015. Pengalihan akan mulai dilakukan pukul 14.00.

    "Pengalihan dilakukan di Jalan Margonda Raya, jalur dari arah Jakarta menuju Citayam," kata Jondra Putra ketika ditemui di Jalan Margonda Raya, Depok, Selasa, 24 Februari 2015. 

    Ia mengatakan uji coba penutupan akan dilakukan hanya pada sisi ruas jalan dari arah Jakarta, tepatnya di kawasan lampu merah Jalan Margonda dan Jalan Juanda.

    "Dialihkan ke jalan berbelok melengkung di sisi kiri jalan untuk memberi ruang pengerjaan di sekitar ini," katanya. Tepat di sisi kiri Jalan Margonda, sebuah jalur jalan pengganti telah siap digunakan. Pembangunan jalur pengalihan telah selesai sejak dua pekan lalu.

    Jalur selebar 8 meter telah disiapkan PT Hutama Karya untuk mengalihkan kendaraan dari arah Jakarta menuju Jalan Juanda dan arah Jalan Citayam. Sebuah akses jalan selebar 6 meter menuju Jalan Juanda juga sudah selesai dilakukan pembetonan dan dipasang beberapa rambu jalan petunjuk arah.

    Adapun uji coba pengalihan arus di lampu merah Jalan Margonda Raya dan Jalan Juanda akan dilakukan sehubungan dengan rencana pengerjaan terowongan underpass Jalan Tol Cinere-Jagorawi. Sesuai rencana, di bawah ruas Jalan Margonda Raya akan dibangun underpass jalan tol untuk menyambungkan kedua sisi jalan tol. Proyek pengerjaan ini sedianya dilakukan sejak akhir 2014, tapi terhambat hingga Februari 2015.

    MAYA NAWANGWULAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.