Lagi, Perampok Dihajar Warga sampai Kritis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Gunawan Wicaksono

    TEMPO/Gunawan Wicaksono

    TEMPO.CO, Bekasi - Seorang perampok nyaris tewas setelah dihakimi warga di Jalan Raya Cikunir, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Rabu pagi, 25 Februari 2015. Pelaku yang belum diketahui identitasnya itu kini kritis di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk mendapatkan perawatan intensif.

    "Pelaku mengalami luka tusuk di perut," kata juru bicara Kepolisian Resor Bekasi Kota, Ajun Komisaris Siswo, Rabu, 25 Februari 2015. Menurut Siswo, pelaku ditangkap warga bersama satu rekannya bernama Nursam. Kini Nursam menjalani pemeriksaan di Kepolisian Sektor Bekasi Selatan.

    Hasil penyelidikan sementara, kata Siswo, kawanan perampok berjumlah lima orang hendak membobol sebuah minimarket Alfamart yang ada di lokasi dengan cara mengebor tembok. Tapi, aksi mereka ketahuan seorang penjaga sekolah yang berdekatan dengan Alfamart tersebut. "Saksi berteriak maling," kata Siswo.

    Seorang saksi di lokasi, Novan, 23 tahun, mengatakan awalnya sebuah mobil minibus berhenti di depan sekolah SMK Bisnis dan Teknologi (Bistek) sekitar pukul 03.40 WIB. Penumpang yang turun mengeluarkan kata dia, membawa senjata tajam, linggis, dan bor. "Kami curiga dengan gerak-geriknya," kata dia.

    Novan mengatakan, setelah warga memastikan kalau tiga orang itu merupakan pelaku kejahatan langsung dilakukan penangkapan. Tapi, ketika hendak ditangkap pelaku melakukan perlawanan dengan senjata tajam. Bahkan seorang warga terkena sabetan senjata pelaku di bagian tangan. Aksi pelaku membuat warga semakin geram. "Ketika ditangkap pelaku langsung dipukuli," kata dia.

    Adapun seorang pelaku lain, Nursam ditangkap setelah ketahuan bersembunyi di belakang rumah warga. Sementara itu, tiga pelaku lainnya melarikan diri, menggunakan kendaraan yang dibawa menuju arah Kalimalang. "Kami masih melakukan pengejaran terhadap tiga pelaku lain," kata Siswo.

    Aksi main hakim itu berhasil dihentikan petugas Polsek Bekasi Selatan. Pelaku yang kritis langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bekasi, namun dirujuk ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Siswo menambahkan, penyidik Polsek Bekasi Selatan menyita barang bukti berupa tas yang berisi bor, linggis, obeng, dan karung.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Intoleransi di Bantul dan DIY Yogyakarta dalam 2014 hingga 2019

    Hasil liputan Tempo di DIY Yogyakarta, serangan terhadap keberagaman paling banyak terjadi di Bantul sepanjang 2014 sampai 2019.