Kasus Begal Dibakar Massa, Hendriansyah 2 Tahun Tidak Pulang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi razia/pencegahan begal. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    Ilustrasi razia/pencegahan begal. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    TEMPO.CO, Tangerang - Identitas begal sepeda motor yang tewas dibakar massa di Pondok Aren, Tangerang, sudah terungkap. Lelaki itu diketahui bernama Hendriansyah, 22 tahun, warga Jalan Inpres 5, Larangan Utara, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang. "Dia sudah dua tahun tidak pulang ke rumah," kata Sutina, 55 tahun, ibu Hendriansyah, saat ditemui di kediamannya, Jumat, 27 Februari 2015.
     
    Sutina mengatakan, sejak dua tahun lalu, Hendriansyah menumpang di rumah kontrakan anak pertamanya di wilayah Larangan. Sejak itu pula dia jarang bertemu dengan Hendriansyah. "Karena kontrakannya sempit," kata Sutina, yang sehari-hari bekerja sebagai penjahit. Sutina menduga putra ketiganya itu tinggal bersama mantan suaminya, Safrudin, di Citayam, Bogor.

    Hendriansyah adalah satu dari empat begal sepeda motor yang ditangkap massa pada 24 Februari lalu. Setelah dipukuli, tubuh pemuda itu disiram bensin dan dibakar. Dia tewas seketika itu juga.

    Polisi awalnya kesulitan mengungkap identitas Hendriansyah. Sebab, tubuh pemuda itu sudah gosong dan sulit dikenali. Belakangan orang tua pemuda itu datang ke RSUD Tangerang dan meyakini bahwa mayat itu adalah anak mereka. Sebab, di tubuh mayat itu terdapat tato yang sama dengan tato Hendiansyah.

    Dengan terungkapnya identitas Hendriansyah, polisi  segera melanjutkan penyelidikan untuk menangkap tiga teman Hendriansyah. 

    JONIANSYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.