Warga Jakarta Siaga Banjir Kiriman dari Bogor  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tulisan Awas Bahaya terpasang saat sejumlah anak bermain dan mandi di kolong jalan menuju apartemen yang tertutup banjir di Kemayoran, Jakarta, Pusat, 11 Februari 2015. Banjir yang menutupi jalan menuju apartemen akibat hujan dan luapan kali dimanfaatkan oleh sejumlah anak untuk bermain. TEMPO/Dasril Roszandi

    Tulisan Awas Bahaya terpasang saat sejumlah anak bermain dan mandi di kolong jalan menuju apartemen yang tertutup banjir di Kemayoran, Jakarta, Pusat, 11 Februari 2015. Banjir yang menutupi jalan menuju apartemen akibat hujan dan luapan kali dimanfaatkan oleh sejumlah anak untuk bermain. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.COJakarta - Semalam, kawasan Bogor dan Puncak diguyur hujan lebat. Diperkirakan hari ini air akan sampai di Jakarta. Namun, menurut keterangan seorang warga, Abdul, 60 tahun, di Kelurahan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, air dari Kali Ciliwung tak terlalu naik. "Tadi pagi sempat naik, tapi sudah normal lagi," katanya, Ahad, 1 Maret 2015.

    Menurut Abdul, air sempat naik sampai ke rumah warga yang paling pinggir posisinya dengan kali. Namun, memasuki siang hari, air sudah kembali turun. "Ini tidak terlalu parah," ujarnya.

    Meski demikian, warga tetap waspada jika banjir tiba. Biasanya mereka mempersiapkan diri dengan mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi. "Warga sini sudah biasa," ujarnya. Apalagi pemerintah setempat biasanya segera menginformasikan jika ada kenaikan air.

    Berdasarkan pantauan, air Kali Ciliwung tampak tak mencapai rumah warga yang posisinya hanya sekitar 50 meter dari pinggir kali. Warga beraktivitas seperti biasa.

    Di Jembatan Rawajati, puluhan petugas sedang membersihkan jembatan dari sampah-sampah yang tersangkut. Seorang petugas, Badar, 37 tahun, mengatakan dia dan rekan-rekannya sudah membersihkan jembatan sejak pagi. "Kalau di Bogor hujan, kami langsung turun," tuturnya.

    Bermacam-macam sampah tampak tersangkut di jembatan itu. Dari plastik, ranting pohon, hingga alat rumah tangga. Sampah-sampah itu akan diangkut untuk kemudian dibuang ke tempat pembuangan akhir.

    NINIS CHAIRUNNISA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.