Penjambret Tas Dihajar Massa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bekas telapak sepatu warga, terlihat di punggung Toto yang merupakan seorang penjambret saat diamankan warga di jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, 7 September 2014. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Bekas telapak sepatu warga, terlihat di punggung Toto yang merupakan seorang penjambret saat diamankan warga di jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, 7 September 2014. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Tersangka penjambret tas seorang ibu babak belur dihajar massa di Kalibata, Jakarta Selatan, Ahad pagi, 1 Maret 2015. Tersangka CS, 36 tahun, dibawa ke Rumah Sakit Polisi Kramat Jati karena babak belur dihajar massa setelah tertangkap.

    Kejadian itu bermula saat CS menjambret tas seorang ibu pengendara sepeda motor di pintu perlintasan kereta api di belakang bengkel Volvo, Kalibata, Jakarta Selatan. Menurut seorang saksi, saat beraksi satu dari empat komplotan tersangka yang naik dua sepeda motor itu mengacung-acungkan golok.

    Menurut Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Metro Pasar Minggu Ajun
    Komisaris Murgiyanto aksi itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. "Korban sedang naik motor kemudian tasnya dijambret," kata Murgiyanto.

    Saksi dan beberapa warga yang melihat kejadian tersebut meneriaki komplotan itu. Hal tersebut menarik perhatian warga lainnya dan segera mengejar komplotan itu. Dari empat tersangka yang mengendarai dua sepeda motor, satu orang tertangkap dan dihajar massa.

    Polisi yang datang ke TKP langsung meringkus tersangka yang sudah babak belur. Tersangka kemudian dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Sementara korban yang berboncengan dengan seorang laki-laki meninggalkan tempat kejadian.

    NINIS CHAIRUNNISA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.