Awas Buka-Tutup Jalur ke Bandara Soekarno-Hatta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pengendara berhati-hati saat menghindari jalan berlubang dan di Jalan Ahmad Yani, Perempatan Pramuka, Jakarta Timur, 6 Februari 2015. Tingginya curah hujan sa;ah satu penyebab rusaknya jalanana disekitar jalanan ibukota. TEMPO/Dasril Roszandi

    Sejumlah pengendara berhati-hati saat menghindari jalan berlubang dan di Jalan Ahmad Yani, Perempatan Pramuka, Jakarta Timur, 6 Februari 2015. Tingginya curah hujan sa;ah satu penyebab rusaknya jalanana disekitar jalanan ibukota. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Tangerang - Pengelola Bandara Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II, melakukan perbaikan total pada Jalan Perimeter Utara, akses menuju Bandara Soekarno-Hatta dari dan menuju Tangerang. Perbaikan yang dimulai pada Selasa, 3 Maret 2015, ini berpengaruh pada sistem keluar-masuk kendaraan di jalur itu selama perbaikan berlangsung. "Untuk itu, akan diberlakukan sistem buka-tutup dan satu arah di Jalan Perimeter Utara," ujar Senior General Manager Bandara Soekarno-Hatta Bram Bharoto Tjiptadi, Senin, 2 Maret 2015

    Bram menuturkan pemberlakuan sistem ini dilakukan untuk mempercepat proses perbaikan Jalan Perimeter Utara. Sistem buka-tutup dan satu jalur menjadi pilihan. "Ketentuan waktu buka-tutup bisa berubah, menyesuaikan situasi dan kebutuhan lalu lintas," ucap Bram.

    Adapun pemberlakuan sistem buka-tutup dan satu arah pada akses di jalan tersebut dimulai besok pukul 00.00 WIB. Sedangkan pemberlakuan mekanisme kebijakan itu sebagai berikut:

    1. Pukul 00.00-12.00: Jalur tujuan Tangerang ditutup

    2. Pukul 12.00-24.00: Jalur tujuan Bandara/Jakarta ditutup

    Selama perbaikan jalan, pengendara jalan diimbau mengikuti rambu-rambu petunjuk yang telah dipasang. Menurut Bram, selain rekayasa lalu lintas dengan adanya petugas kepolisian untuk memandu pengguna jalan, rambu-rambu juga telah dipasang di simpul-simpul kepadatan sebagai bagian dari sosialisasi dan petunjuk jalan. 

    JONIANSYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.