Paska Kebakaran, Jalur Kereta Api Tanah Abang Kembali Normal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga berlarian saat terjadi kebakaran di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, 5 Maret 2015. Lebih dari 200 rumah terbakar, sedikitnya 5 unit mobil pemadam kebakaran diturunkan. TEMPO/Dasril Roszandi

    Sejumlah warga berlarian saat terjadi kebakaran di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, 5 Maret 2015. Lebih dari 200 rumah terbakar, sedikitnya 5 unit mobil pemadam kebakaran diturunkan. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia Commuter Line menyatakan lintasan kereta api sekitar tanah yang sempat tak bisa dilalui sudah dibuka kembali. "Jalur Tanah Abang-Manggarai kembali dibuka," cuit akun resmi Jakarta Commuter Line, pukul 20.00 WIB, Kamis, 5 Maret 2015.

    Sebelumnya, jalur kereta api Tanah Abang sejak petang tadi tak bisa dilalui karena terjadi kebakaran di pemukiman warga dekat lintasan. Akibat dari kebakaran tersebut, warga banyak mengungsikan barangnya dan menduduki jalur lintasan yang membuat kereta tidak bisa melaju.

    Akibatnya, PT KAI  terpaksa menutup lintasan sekitar lokasi kebakaran. Kurang lebih selama empat jam, perjalanan kereta dari Bogor-Jatinegara hanya melintas hingga stasiun Manggarai. Sedangkan perjalan dari Serpong hanya dilayani hingga stasiun Palmerah saja.

    Menurut operator layanan pelanggan yang bisa dihubungi melalui nomor 081513300331, jalur kereta sudah bisa dilalui kereta seperti biasa. "Tadi memang terjadi penumpukan karena jalur Tanah Abang tak bisa dilalui, tapi sekarang sudah normal kembali.

    Kebakaran yang terjadi di pemukiman dekat jalur kereta sekitar Karet-Tanah Abang sejak petang tadi tak hanya melumpuhkan lalu lintas kereta. Warga sekitar lokasi kebakaran juga kedapatan melempari setiap kereta yang melintas.

    "Mungkin saja warga curiga kebakaran ini disengaja," ujar seorang penumpang yang melewati jalur Tanah Abang petang tadi, Untung Suropati. Musababnya belum lama ini ada penertiban pedagang kaki lima di sekitar jalur kereta api yang dilakukan PT KAI.

    Untung yang berdomisili di Depok ini, harus turun di Stasiun Palmerah dan naik ojek ke stasiun Karet karena jalur Tanah Abang diboikot warga. Pria yang berprofesi sebagai wartawan Tempo tersebut harus menunggu selama satu setengah jam dari pukul 17.30 WIB hingga 19.15 WIB di Stasiun Karet karena sirkulasi lalu lintas kereta terganggu.

    ANDI RUSLI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.