Satu Korban Ditemukan Hangus dalam Kebakaran di Tanah Abang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga melakukan pemadaman saat terjadi kebakaran di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, 5 Maret 2015. Api yang besar dan angin yang bertiup kencang membuat kebakaran cepat menyebar ke ratusan rumah. TEMPO/Dasril Roszandi

    Sejumlah warga melakukan pemadaman saat terjadi kebakaran di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, 5 Maret 2015. Api yang besar dan angin yang bertiup kencang membuat kebakaran cepat menyebar ke ratusan rumah. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.COJakarta - Satu korban yang meninggal dalam kebakaran yang terjadi di Kelurahan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis, 5 Maret 2015, diduga tersengat listrik sebelum sekujur tubuhnya terbakar.

    "Korban sebelum terbakar kesetrum dulu. Lokasinya di RW 14, yang merupakan lokasi banyak kos-kosan," kata Camat Tanah Abang Hidayatullah di lokasi, Kamis.

    Hidayatullah menuturkan, saat ditemukan petugas gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Palang Merah Indonesia, korban tersebut dalam keadaan hangus terbakar dan hanya menyisakan tulang tanpa berbalut daging.

    Dari pantauan Antara, petugas Palang Merah Indonesia membawa kantong jenazah berwarna oranye ke samping Jalan KH Mas Mansyur. Petugas kemudian membawa jenazah yang sudah dalam kantong tersebut ke rumah sakit terdekat menggunakan mobil ambulan.

    Dari informasi yang dihimpun di lapangan, mayat tersebut ditemukan sekitar pukul 21.30 WIB di RW 14 Kelurahan Kebon Melati. Saat ditemukan oleh petugas PMI, mayat tersebut tinggal tersisa sebagian tubuhnya saja.

    "Kondisinya sudah tidak berbentuk lagi, tinggal tulang iga dan tengkorak kepalanya saja. Sepertinya itu remaja," kata petugas PMI yang enggan disebut namanya.

    Menurut petugas, jenazah korban ditemukan saat petugas sedang melakukan proses pemadaman kebakaran di sana.

    "Petugas sedang memadamkan api, tiba-tiba tersandung di depan rumah. Jenazah baru dievakuasi sekitar pukul 22.00 WIB," katanya.

    Jenazah tersebut sudah dibawa menggunakan mobil ambulan untuk dilakukan otopsi dan pengecekan identitasnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gempa Maluku Utara dan Guncangan Besar Indonesia Selama 5 Tahun

    BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami. Peringatan ini menyusul Gempa Maluku yang terjadi di Jailolo, Maluku Utara, Kamis, 14 November 2019.