Usai Perang dengan Ahok, Suasana DPRD Jakarta Lengang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi (tengah) bersama para wakil ketua DPRD DKI Jakarta, usai rapat paripurna hak angket di gedung DPRD DKI Jakata, 26 Februari 2015. Hasil Rapat paripurna resmi mengajukan hak angket atas Gubernur Basuki T Purnama atau Ahok, setelah para anggota dewan setuju mengajukan hak angket. TEMPO/Dasril Roszandi

    Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi (tengah) bersama para wakil ketua DPRD DKI Jakarta, usai rapat paripurna hak angket di gedung DPRD DKI Jakata, 26 Februari 2015. Hasil Rapat paripurna resmi mengajukan hak angket atas Gubernur Basuki T Purnama atau Ahok, setelah para anggota dewan setuju mengajukan hak angket. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.COJakarta - Ketegangan antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang memuncak pada Kamis, 5 Maret 2014, kontras dengan suasana kantor DPRD hari ini, Jumat, 6 Maret 2015.

    Kepala Bagian Hubungan Masyarakat DPRD DKI Jakarta Heru Wiyanto mengatakan hari ini tak ada agenda rapat atau sidang anggota Dewan. "Hari Jumat memang sepi. Ini hari fraksi," ucap Heru, Jumat, 6 Maret 2015. 

    Tempo menelusuri sejumlah ruang kerja di gedung DPRD. Ruang rapat komisi dan ruang sidang sepi dan gelap. Di jadwal, agenda anggota DPRD hari ini hanya kunjungan kerja Badan Anggaran DPRD Kabupaten Kota Banjarmasin dan kunjungan kerja DPRD Kabupaten Bangka. Kedua agenda tercatat dijadwalkan pukul 10.00. 

    Di ruang pimpinan, tak ada satu pun pemimpin Dewan yang terlihat. Hanya ada staf khusus yang sedang bercengkerama dan suara televisi yang terdengar hingga pintu luar. Tak ada aktivitas di ruang dua Wakil Ketua DPRD, Abraham "Lulung" Lunggana dan Muhammad Taufik. 

    Padahal kemarin, gedung ini sangat ramai oleh para anggota DPRD yang memberikan keterangan kepada wartawan mengenai mediasi dengan Ahok di kantor Kementerian Dalam Negeri. Mediasi itu menemui jalan buntu karena kedua pihak saling tuduh. Anggota Dewan pun terdengar mengumpat Ahok.

    DINI PRAMITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.