Ini Pemenang Tender UPS 'Siluman' yang Dibongkar Ahok  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perangkat Uninterruptible Power Supply (UPS) atau pasokan daya bebas gangguan di ruang penyimpanan UPS SMA 78, Jakarta, 28 Februari 2015. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama 'Ahok', laporkan dugaan penyelewengan dana APBD DKI 2014 yang diduga dilakukan DPRD DKI dalam pengadaan UPS. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Perangkat Uninterruptible Power Supply (UPS) atau pasokan daya bebas gangguan di ruang penyimpanan UPS SMA 78, Jakarta, 28 Februari 2015. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama 'Ahok', laporkan dugaan penyelewengan dana APBD DKI 2014 yang diduga dilakukan DPRD DKI dalam pengadaan UPS. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Surabaya - Salah satu pemenang tender pengadaan uninterruptible power supply (UPS) dalam RAPBD 2015 DKI Jakarta adalah PT Aurel Duta Sarana. Perusahaan yang beralamat di Jalan Wonorejo Rungkut Dalam Nomor 37, Surabaya, tersebut, menurut profilnya yang terdaftar di Direktorat Jenderal Pajak, dimiliki seseorang bernama Sumono. Perusahaan yang memiliki NPWP 316651975-615.000 itu didirikan pada 26 Desember 2012 dan terdaftar di Dirjen Pajak sejak 15 Januari 2013.

    PT Aurel Duta Sarana terdaftar di Ditjen Pajak sebagai perusahaan penyedia jasa angkutan bermotor untuk barang umum. Perusahaan tersebut menjual jasa pengangkutan lebih dari satu jenis barang dengan menggunakan kendaraan bermotor, antara lain truk biasa, pikap, dan truk kontainer.

    Saat mendatangi alamat perusahaan tersebut, Tempo menjumpai rumah bercat kuning berlantai dua dengan pagar berwarna hitam. Rumah tersebut berada di dalam gang di tengah permukiman padat. Jalan di depan rumah tersebut berpaving dan tidak bisa dilalui dua mobil yang bersimpangan.

    Tempo beberapa kali memencet bel yang terpasang di rumah tersebut, tapi tidak ada seorang pun yang menjawab dari dalam rumah. Di teras rumah hanya terlihat satu mobil sedan berwarna krem dengan pelat nomor L-1482-EB dan satu sepeda motor matic berwarna merah. "Iya, betul, ini Wonorejo Rungkut Dalam dan itu rumah milik Mas Sumono, betul," kata tetangga Sumono bernama Fuad.

    Pria  berumur 45 tahu itu mengatakan Sumono tinggal bersama istri dan dua anak mereka. Tetangga lain, Ayu, 40 tahun, mengatakan tidak mengetahui pekerjaan Sumono. Tapi Ayu tahu bahwa rumah itu ditinggali Sumono bersama keluarganya. "Kalau tidak salah, pekerjaannya berhubungan dengan kontainer," kata Ayu. Dia pemilik warung yang berjarak dua rumah dari rumah Sumono.

    Tidak mendapatkan respons dari dalam rumah tersebut, Tempo kemudian menghubungi nomor telepon PT Aurel Duta Sarana. Dalam obrolan di telepon, karyawan PT Aurel Duta Sarana bernama Budiono Setiono membenarkan info bahwa alamat perusahaan itu berada di Jl Wonorejo Rungkut Dalam 37.

    Budiono juga menjelaskan bahwa PT Aurel Duta Sarana memiliki kantor pemasaran di Perak, Surabaya. "Kantor kami bentuk usahanya bergerak dalam bidang pengadaan barang dan jasa, termasuk transportasi. Selain itu, kami juga melayani pengadaan alat-alat berat," katanya.

    Ketika ditanya tentang tender pengadaan UPS untuk DKI Jakarta yang dimenangkan PT Aurel, Budiono enggan menjelaskan dengan detail. Ia menyatakan hanya mendengar bahwa perusahaan tempatnya bekerja mengikuti tender UPS di DKI Jakarta. Budiono menyatakan yang mengikuti tender tersebut bukan berasal dari divisinya. "Lebih baik tanya Pak Sumono langsung. Sekarang beliau di Blitar dan, mohon maaf, saya harus meminta izin dulu ke Pak Sumono untuk memberikan nomor teleponnya ke Anda," katanya.

    EDWIN FAJERIAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.