Demam Berdarah, Ahok Absen Masuk Kantor  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.COJakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tak hadir di Balai Kota, Senin, 9 Maret 2015. Staf protokoler Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Mansyur, mengatakan Basuki menderita demam berdarah dengue. "Pak Ahok tak bisa hadir hari ini," kata Mansyur di Balai Kota, Senin, 9 Maret 2015.

    Mansyur menjelaskan pagi ini hanya pengawal pribadi yang mengantarkan dokumen yang dibawa pulang pada pekan lalu. Sedangkan agenda rapat pimpinan yang dijadwalkan akan dipimpin Ahok diambil alih Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. Rapat tersebut masih berlangsung hingga saat ini.

    Dalam sebuah kesempatan, Ahok menjelaskan bahwa fenomena angka penyakit demam berdarah dengue biasanya berkurang pada musim hujan. Angka DBD justru meningkat pada musim kemarau lantaran banyaknya genangan air. Saat hujan, jentik nyamuk yang ada di genangan terbawa aliran air hingga ke laut.

    Ahok memaparkan jumlah penderita demam berdarah dengue pada 2014 mencapai sekitar 120 orang. Adapun jumlah penderita pada Januari 2015 telah mencapai 84 orang. Menurut dia, jumlah tersebut masih bisa ditangani rumah sakit umum daerah di Jakarta.

    Dalam agenda, sejatinya Gubernur Ahok dijadwalkan menerima kunjungan Ikatan Pedagang Pasar Cijantung, Jakarta Timur. Kunjungan yang berlangsung pada pukul 15.00 ini akan membahas sarana dan prasarana di pasar tersebut.

    Adapun agenda pertama Ahok adalah memimpin rapat pimpinan pada pukul 08.30 hingga pukul 13.00. Berselang 30 menit kemudian, Ahok dijdwalkan bertemu dengan jajaran direksi PD Pasar Jaya. Direksi akan memaparkan program strategis perusahaan yang akan dilakukan pada tahun ini. Semua jadwal Ahok ini akan diambil alih Wakil Gubernur Djarot.

    LINDA HAIRANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.