Ada Istri dan Adik Ahok di Revitalisasi Kota Tua, Apa Tugasnya?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Veronica Tan didesak oleh warga yang berebut mendapatkan yang dibagikan oleh istri Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja tersebut usai ikuti peringatan Hari Ibu Ke-86 di Gelanggang Olahraga Ciracas, Jakarta, 22 Desember 2014. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Veronica Tan didesak oleh warga yang berebut mendapatkan yang dibagikan oleh istri Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja tersebut usai ikuti peringatan Hari Ibu Ke-86 di Gelanggang Olahraga Ciracas, Jakarta, 22 Desember 2014. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Kebudayaan dan Pariwisata Sylviana Murni mengklarifikasi kedatangan istri dan adik Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Veronica Tan dan Harry Basuki, pada rapat perkembangan revitalisasi Kota Tua pada Kamis, 5 Maret 2015.

    Menurut Sylviana, Veronika dan Harry datang karena mereka peduli terhadap Kota Tua. "Yang penting itu perkembangannya, mengapa dipermasalahkan siapa yang memimpin rapat?" kata Sylviana di Balai Kota, Senin, 9 Maret 2015.

    Sylviana menjelaskan, tak ada penunjukan pimpinan secara resmi setiap rapat digelar. Menurut dia, rapat perkembangan revitalisasi lebih menyerupai proses brainstorming dan diskusi.

    Rapat itu, kata Sylviana, dihadiri oleh Perwakilan dari Dinas Pariwisata dan Dinas Bina Marga guna membahas rekayasa lalu lintas di kawasan itu. Sedangkan Direktur Utama PT Pembangunan Kota Tua Lin Che Wei absen dalam pertemuan tersebut.

    Sylviana membantah absennya Lin Che Wei berkaitan dengan akan digantikannya Lin oleh Harry Basuki. "Tidak ada penggantian, Pak Lin Che Wei sedang berada di luar negeri," kata Sylviana.

    Sylviana berujar perkembangan revitalisasi Kota Tua masih sesuai target yang ditetapkan. Komunikasi antara Pemerintah DKI dan PT Pembangunan Kota Tua pun tak menemui masalah. Ia mengatakan Pemerintah DKI selalu mendiskusikan perkembangan Kota Tua.

    Saat ini, Sylviana mengatakan, pedagang yang berjualan di kawasan Kota Tua sudah dikelompokkan ke dalam cluster. Sebanyak 415 pedagang sudah membayar iuran bulanan secara autodebet.

    Selain itu, PT Pembangunan Kota Tua juga tengah mengupayakan pengadaan bus wisata gratis yang akan berkeliling di kawasan tersebut. "Progresnya bagus," ujar Sylviana.

    LINDA HAIRANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.