Prabowo Soal Angket untuk Ahok: Biarlah...  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, melambaikan tangan ketika tibanya di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, 29 Januari 2015. Prabowo menemui Presiden Joko Widodo untuk bersilahturahim dan membicarakan masalah terkini bangsa. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, melambaikan tangan ketika tibanya di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, 29 Januari 2015. Prabowo menemui Presiden Joko Widodo untuk bersilahturahim dan membicarakan masalah terkini bangsa. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Bogor - Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto bicara soal hak angket yang digulirkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta kepada Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

    Hak angket ini diajukan Dewan karena Ahok menyerahkan rancangan APBD yang berbeda dengan yang telah disepakati dalam rapat paripurna antara eksekutif dengan legislatif.

    "Masalah hak angket Ahok, biarlah DPRD yang selesaikan. Kita punya sistem demokrasi," kata Prabowo seusai bersilaturahmi dengan para pendekar pencak sunda dan silek minang di kediamannya, Kampung Cigombong, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 10 Maret 2015.

    Prabowo memberikan nasihat kepada Gubernur Ahok dan anggota DPRD DKI Jakarta. Kata mantan calon presiden 2014 ini, seharusnya demokrasi yang dibangun adalah kerja sama yang baik antara legislatif, eksekutif, dan yudikatif.

    "Untuk masalah itu (hak angket), biarlah mereka selesaikan. Jangan banyak intervensi," Prabowo menegaskan. "Karena ini sistem demokrasi kita."

    Namun, Prabowo mengaku khawatir warga Jakarta yang menjadi korban perseteruan Ahok dengan DPRD. Untuk itu, mantan Danjen Kopassus ini meminta kedua belah pihak mencari jalan tengah yang menjadi solusi terbaik dan menyejukan.

    ARIHTA U. SURBAKTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.