Korban Tewas Tabrakan Beruntun Puncak itu Pejalan Kaki  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • illustratormelbourne.com

    illustratormelbourne.com

    TEMPO.CO, BOGOR - Dua orang korban tewas dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan 10 kendaraan yang terjadi di Jalan Raya Puncak, tepatnya sekitar 150 meter dari Pasar Cisarua, Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Rabu 11 Maret 2015 malam, salah satu korbanya yakni Endang, 42 tahun, warga Cianjur, yang diketahui merupakan pejalan kaki, sedangkan korban tewas lainya yakni Fany, 36 tahun, penumpang mobil Toyota Avanza B 1652 BZA.

    Kepala Satuan Lalu Lintas Polisi Resor Bogor, Ajun Komisaris Bramastiyo Priaji mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi dalam kecelakaan beruntun yang mengakibatkan 2 tewas dan 7 luka tersebut,

    "Korban tewas atas nama Endang jenazahnya sudah diambil dan dibawa pulang oleh keluarga, sedangkan korban lainya masih berada di Rumah Sakit G Goenawan Partowidigdo, Cisarua," kata dia, Kamis 12 Maret 2015, dinihari.

    Sedangkan korban luka dalam kecelakaan beruntun tersebut yakni, Uam Saefulah, warga Cianjur, Yayan Sobur asal Cianjur, Wili, 35 tahun, Susan, Ahmad Subandi, Febi, 29 tahun, Dedi supriatna, "Yang paling banyak menjadi korban luka yakni penumpang dari mobil Avanza, sebanyak 5 orang termasuk korban tewas," kata Bram.

    Dia mengatakan, kasus kecalakaan ini ditangani unit laka Satuan Lalu Lintas Polisi Resor Bogor, dan mulai melakukan penyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut, "Awalnya kami fokus melakukan evakuasi korban tewas dan luka-luka serta kendaraan yang terlibat kecelakaan dan mengatur arus lalu lintas jalur puncak yang sempat mengalami kemacetan," kata dia.

    Setelah dilakukan evakuasi korban dan membawa semua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut ke unit laka Ciawi, pihaknya langsung melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut, "Untuk sementara kecelakaan ini berawal dari truk tronton bermuatan mesin konstruksi bangunan B 9001 HQ dari arah Puncak (Cianjur) menuju Jakarta," kata dia.

    Setelah melewati TSI, dan jalan yang menurun, mobil tidak dapat mengendalikan kecepatanya dan hilang kendali yang akhirnya menabrak Avanza bernopol B 1652 BZA yang berada di depannya. "Dalam kondisi kedua mobil melintang di tengah jalan datang dari arah berlawanan mobil pick up bernomor polisi F 8867 WQ dan juga sedan Mitsubishi Lancer bernomor B 1331 EA dengan kecepatan tinggi menabrak mobil tersebut," kata dia.

    Dia mengatakan, kemudian truk tersebut menabrak ruko yang berada di pinggir jalan. Tiba-tiba truk tersebut mengeluarkan api yang diduga truk kosleting listrik, "akibatnya truk terbakar, bahkan ada 4 sepeda motor yang tengah terparkir di depan ruko," kata dia.

    M SIDIK PERMANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.