Kembali Ngantor, Ahok: Nyamuknya Gigit Kurang Kuat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membuka apel besar Komitmen Aplikasi Deklarasi Sekolah Bersih, Damai dan Anti Korupsi se-Jakarta di Taman Monumen Nasional (Monas), Jakarta, 30 Desember 2014. Acara ini untuk menjadikan  guru-guru teladan yang baik bagi siswanya. TEMPO/Dasril Roszandi

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membuka apel besar Komitmen Aplikasi Deklarasi Sekolah Bersih, Damai dan Anti Korupsi se-Jakarta di Taman Monumen Nasional (Monas), Jakarta, 30 Desember 2014. Acara ini untuk menjadikan guru-guru teladan yang baik bagi siswanya. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.COJakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kembali terlihat di Balai Kota pagi ini. Ahok tiba di kantornya sekitar pukul 08.15 WIB. Ia mengenakan batik bernuansa cokelat bermotif parang. Setibanya di kantor, Ahok langsung diberondong pertanyaan dari wartawan, terutama seputar kondisi kesehatannya.  

    "Yang mana dulu yang mana dulu?" ujar Ahok saat ditemui di Balai Kota, Kamis, 12 Maret 2015. Ahok memang sudah tiga hari tak masuk kantor lantaran sakit demam berdarah.

    "Trombosit mulai naik. Kata dokter boleh pulang. Leukosit mulai naik, ya kata dokter boleh pulang," kata Ahok. Ia tak menyebut nama rumah sakit tempat ia dirawat. "Kayaknya nyamuknya gigit kurang kuat," ujar Ahok.

    Meski mulai menjalankan aktivitasnya hari ini, wajah Ahok masih terlihat sedikit pucat. Pagi ini Ahok diagendakan menghadiri acara Musyawarah Pimpinan Forum Komunikasi Lembaga Musyawarah Kelurahan se-Provinsi DKI Jakarta untuk Sosialisasi Smart City di Balai Agung Pemprov DKI Jakarta pukul 10.00 WIB.

    Tim angket Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta menjadwalkan pemanggilan terhadap tim anggaran pemerintah daerah terkait dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah DKI Jakarta 2015, Kamis, 12 Maret 2015.

    Ketua tim hak angket, Ongen Sangaji, mengatakan tim anggaran diminta menjelaskan soal proses penganggaran pada pukul 10.00.

    Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengaku siap dipanggil. Saefullah merupakan koordinator tim anggaran. Selain Saefullah, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Tuti Kusumawati dan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah Heru Budi Hartono ada dalam tim itu.

    AISHA SHAIDRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.