Veronica Istri Ahok dan Serangan Tim Angket DPRD Jakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peserta acara memberikan ucapan selamat datang kepada Veronica Tan, istri Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), usai dilantik menjadi Ketua Tim Penggerak PKK DKI Jakarta di Balai Agung, DKI Jakarta, 4 Desember 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    Peserta acara memberikan ucapan selamat datang kepada Veronica Tan, istri Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), usai dilantik menjadi Ketua Tim Penggerak PKK DKI Jakarta di Balai Agung, DKI Jakarta, 4 Desember 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.COJakarta - Tim Angket DPRD DKI Jakarta menarik kesimpulan bahwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama terindikasi melakukan nepotisme. Hal tersebut disimpulkan dari pertemuan dengan Deputi Gubernur Sylviana Murni terkait dengan Revitalisasi Kota Tua yang melibatkan istri Basuki, Veronica Tan, sebagai salah satu narasumber.

    "Terkait Ibu Veronica Tan, beliau memang sangat concern atas kawasan Kota Tua," kata Sylviana saat ditanya Ketua Tim Angket Mohamad Sangaji, Jumat, 13 Maret 2015. "Saya juga dapat informasi Pak Harry Basuki (adik Ahok) itu ahli di bidang pariwisata."

    Intinya, menurut Sylviana, keterlibatan Vero dan Harry dalam pertemuan Revitalisasi Kota Tua untuk menampung masukan-masukan agar dapat meningkatkan daya tarik pariwisata kawasan bersejarah itu. Sylviana melanjutkan, kawasan Kota Tua saat ini sedang menuju destinasi utama nasional sehingga perlu direvitalisasi. Dalam proses pencapaian target tersebut, Sylviana mengatakan, selama ini telah banyak sumber atau pakar-pakar—termasuk komunitas-komunitas—yang dimintai masukan untuk peningkatan daya tarik pariwisata.

    Pertemuan tersebut, menurut Sylvi, sudah rutin diadakan sejak masa pemerintahan Joko Widodo sebagai Gubernur DKI Jakarta. Penjelasan Sylvi mengundang munculnya pertanyaan baru yang tetap menekankan mengapa istri dan adik Ahok itu bisa terlibat di sana.

    "Kalau concern, memang hanya Veronica yang concern? Masalahnya, itu dia istri Gubernur. Lagi pula banyak ahli pariwisata, kenapa adik Gubernur yang diundang?" tanya seorang anggota Dewan kepada Sylvi. Lantas pertanyaan pun merembet pada foto yang belakangan tersebar di media sosial.

    "Concern dan hanya memberi masukan. Apakah menjadi kebiasaan di Pemprov, orang diundang rapat lalu duduk di kursi pimpinan rapat? Tuan rumah minggir ke samping, dia memimpin rapat?" tanya anggota lain Tim Angket. Tim Angket pun mempertanyakan siapa yang pertama kali mengundang kedua anggota keluarga Ahok itu dalam forum.

    Pertanyaan demi pertanyaan nyaris berulang dan berputar pada alasan mengapa istri dan adik Ahok bisa terlibat. Sylvi pun terus berupaya menjawab setiap pertanyaan dengan rinci.

    AISHA SHAIDRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.