Ketua Dewan Juluki Pejabat DKI Trio Kwek-Kwek, Siapa Mereka?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi (tengah) bersama para wakil ketua DPRD DKI Jakarta, usai rapat paripurna hak angket di gedung DPRD DKI Jakata, 26 Februari 2015. Hasil Rapat paripurna resmi mengajukan hak angket atas Gubernur Basuki T Purnama atau Ahok, setelah para anggota dewan setuju mengajukan hak angket. TEMPO/Dasril Roszandi

    Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi (tengah) bersama para wakil ketua DPRD DKI Jakarta, usai rapat paripurna hak angket di gedung DPRD DKI Jakata, 26 Februari 2015. Hasil Rapat paripurna resmi mengajukan hak angket atas Gubernur Basuki T Purnama atau Ahok, setelah para anggota dewan setuju mengajukan hak angket. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengumbar sindiran saat memimpin rapat pembahasan anggaran hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri bersama jajaran satuan kerja perangkat daerah DKI, Rabu, 18 Maret 2015. Edi menjuluki tiga pejabat DKI "Trio Kwek-Kwek". 

    Pejabat yang dia maksud yakni Kepala Badan Pembangunan Daerah Tuti Kusumawati, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Heru Budi Hartono, serta Sekretaris Daerah Saefullah. "Kalau di Istana ada trio, kita juga punya Trio Kwek-Kwek ini," kata Edi sebelum mempersilakan Tuti berbicara.

    Saat Tuti berbicara, Edi dua kali menginterupsi dengan pertanyaan yang sama. "Sebentar, ini dokumen yang mana?" katanya. Tuti pun dua kali menanggapi dengan kalimat yang sama. "Dokumen hasil evaluasi Kemendagri, Ketua," tuturnya.

    Selanjutnya, Edi menyapa Kepala Inspektorat DKI Jakarta Lasro Marbun dengan sebutan "Profesor", meski mantan Kepala Dinas Pendidikan DKI itu tak menyandang gelar tersebut. "Silakan, Profesor Lasro," kata Edi disambut senyum dan tawa kecil peserta rapat.

    Rapat anggaran antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Dewan yang semestinya berlangsung pukul 10.00 baru dimulai pukul 11.00. Rapat ini dihadiri Sekretaris Daerah Saefullah dan jajaran satuan kerja perangkat daerah. Sementara itu, Edi, yang mengenakan jaket kulit hitam, didampingi Abraham "Lulung" Lunggana, salah satu anggota pimpinan Dewan.

    DINI PRAMITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.