Jauh dari Kantor Bank, Tangerang Siapkan Outlet PBB Online

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/ Gunawan Wicaksono

    TEMPO/ Gunawan Wicaksono

    TEMPO.CO, Tangerang - Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, menyiapkan sistem pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) secara online. Cara ini ditempuh karena warga Kabupaten Tangerang saat ini masih kesulitan menjangkau layanan Bank Jabar Banten, satu-satunya tempat pembayaran pajak daerah ini. "Bukan mengecilkan BJB Banten, tapi harus diakui kantor cabang bank ini masih terbatas," kata Zaki, Rabu, 17 Maret 2015.

    Zaki mengatakan, dari 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang, kantor cabang BJB Banten baru merambah beberapa kecamatan saja. "Seperti Kecamatan Mauk, misalnya, karena BJB Banten belum ada, warga harus menempuh perjalanan yang cukup jauh untuk membayar PBB," katanya.

    Untuk itu, kata Zaki, pembayaran pajak dengan sistem online tersebut perlu disiapkan secara matang. "Perangkat dan sistemnya sedang kami siapkan, tak lama lagi akan dioperasikan," katanya.

    Zaki mengatakan, untuk merealisasikan rencana ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang akan menggandeng perusahaan teknologi informasi serta retail yang memiliki jaringan luas dan PT Bank Jabar Banten Syariah.

    Tahap pertama kerja sama ini telah dimulai lewat sistem pembayaran air bersih PDAM Tirta Kertaraharja, perusahaan air bersih milik Kabupaten Tangerang. Saat ini 124 ribu pelanggan air di Kabupaten Tangerang bisa membayar tagihan melalui jaringan minimarket Alfa di seluruh Indonesia. "Ke depan, pembayaran PBB akan seperti itu," kata Zaki.

    Direktur Utama PT Bank Jabar Banten Syariah Ali Muhridin mengakui persebaran kantor cabang bank ini belum merata. "Tapi kami terus berupaya memberikan layanan yang terbaik," kata Ali. Salah satunya dengan bekerja sama dengan sejumlah pihak terkait dalam menyediakan layanan yang mudah dan efektif.

    Direktur Urusan Perusahaan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk Solihin mengatakan jaringan retail minimarketnya yang kini mencapai 11 ribu gerai akan semakin memudahkan masyarakat dalam bertransaksi. "Kami hanya menyiapkan perangkat dan fasilitas pendukung," katanya.

    JONIANSYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.