Malam Ini Hujan Deras, Waspadai Genangan Air  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Banjir. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ilustrasi Banjir. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.COJakarta - Dinas Tata Air DKI Jakarta mencatat ada beberapa titik genangan air akibat hujan yang turun pada Kamis malam, 19 Maret 2015. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Tempo, malam ini hujan turun merata di seluruh DKI Jakarta. 

    "Ada beberapa titik genangan di beberapa wilayah Jakarta malam ini, seperti depan mal Taman Anggrek ada genangan setinggi 20 sentimeter," kata Anggi, petugas call centre Dinas Tata Air, saat dihubungi Tempo, Kamis malam, 19 Maret 2015.

    Genangan juga terdapat di depan Pasar Palmerah, Jakarta Barat, hingga menutupi trotoar jalan. Selain itu, ada genangan setinggi 20 sentimeter dan 10-20 sentimeter di Jalan Anggrek Cendrawasih. 

    Di Jakarta Pusat, genangan setinggi 30 sentimeter terdapat di kawasan Rumah Susun Bendungan Hilir dan sedikit genangan di Jalan Raya Salemba. Untuk wilayah Jakarta Selatan, genangan setinggi 20 sentimeter terdapat di depan gedung Nisan, Pondok Indah.

    Sedangkan kawasan Jakarta Utara terpantau ada genangan setinggi 20-30 sentimeter di Pusat Industri 1 RT 01 RW 01 Gunung Sahari. "Tidak ada jalan berlubang di wilayah tersebut, sehingga jalanan relatif aman untuk dilalui," tutur Anggi.

    Hujan deras disertai angin kencang dan petir terdapat di beberapa wilayah. Berdasarkan informasi dari situs Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pada malam hari, hujan berintensitas ringan diprediksi menyambangi Kepulauan Seribu, Depok, Bekasi, dan Bogor. 

    Sedangkan cuaca daerah lain diprediksi berawan. Namun rupanya malam ini hujan turun cukup merata di seluruh DKI. Kondisi yang variatif ini membuat suhu udara di Jakarta ada pada 24-33 derajat Celsius. Sedangkan kelembapan udaranya 66-96 persen.

    AISHA SHAIDRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.