Bersua Lulung, Pengrajin Gantungan Kunci: Dia Izinkan Asal...

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana alias Haji Lulung. Dok TEMPO/Seto Wardhana

    Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana alias Haji Lulung. Dok TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta - "Saya senang dan gembira," itulah kata-kata pertama yang diucapkan oleh Rizki Auliadi, pengrajin gantungan kunci yang tenar karena membuat gantungan kunci miniatur wajah anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PPP Abraham "Lulung" Lunggana. Wajar, sebab sebelumnya ia dihantui perasaan bersalah karena belum meminta izin kepada Lulung untuk dijadikan ikon bisnisnya.

    "Saya enggak menyangka gantungan kunci saya booming. Takut kalau nanti kena urusan hukum," kata dia kepada Tempo, Kamis, 19 Maret 2015.

    Dia senang lantaran kedatangannya justru disambut baik oleh Lulung yang terkenal sering berseberangan dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Kemarin ia bertatap muka secara langsung dengan Lulung pukul 12.30 WIB. "Saya minta izin kepada dia untuk dijadikan miniatur dalam bentuk gantungan kunci," kata Rizki yang mulai kebanjiran order gantungan kunci Lulung.

    Dalam pertemuan itu, Lulung tak mengamuk. "Dia mengizinkan asal sebagian keuntungan didonasikan untuk yang tidak mampu," kata pria yang menjual produknya dengan merek dagang Evriz Clay ini. Bahkan, dia menceritakan Lulung tak segan untuk berpartisipasi langsung dalam praktek pembuatan gantungan kunci itu.

    Kebahagiaan itu ia tuang pula dalam akun Twitter @evrizclay miliknya. "Pak @halus24 (akun Twitter Lulung) memiliki hati yang sangat santun dan baik," kata dia. Di sebuah foto yang ia unggah, tampak ada artis senior Jaja Miharja yang ikut dalam pertemuan itu. "Foto bersama pak @halus24 owner @evrizclay, Pak Jaja Miharja dan penggagas Kampoeng Wisata Bisnis Tegalwaru Ibu Tatiek," tulis dia.

    Tak kalah seru dengan Twitter, ia pun mengunggah 22 foto baru yang berisi pertemuan antara dia dengan Lulung di akun Facebook Evriz Collection miliknya. Hampir sama dengan kata-kata di Twitter, ia menulis pesan, "Silaturahmi berbuah berkah. Enam hari berjibaku dengan berita media yang mem-booming-kan produk Evriz Clay mitra Kampoeng Wisata Bisnis Tegalwaru karena membuat gantungan kunci Haji Lulung. Alhamdulillah dengan support dan izin dari beliau menambah semangat kami untuk semakin meningkatkan kualitas produk."

    DINI PRAMITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.