Jakarta Hujan Semalaman, Pintu Air Karet Siaga Dua, Kritis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pintu Air Karet, Kebon Melati, Jakarta Pusat. TEMPO/Panca Syurkani

    Pintu Air Karet, Kebon Melati, Jakarta Pusat. TEMPO/Panca Syurkani

    TEMPO.CO, Jakarta - Pusat Kendali Operasi Penanggulangan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta menyatakan Pintu Air Karet berstatus siaga dengan ketinggian air 570 cm, pada Sabtu pagi 21 Maret 2015.

    Jakarta dan wilayah sekitarnya seperti Depok, Bekasi, Tangerang dan Bogor memang dilanda hujan deras sejak Jumat malam 20 Maret 2015.

    Adapun, Pintu Air Karet adalah pintu air pengatur aliran air Banjir Kanal Barat. Pintu air ini berfungsi untuk membersihkan Kali Krukut Lama, Kali Cideng Bawah dan Muara Baru. Pintu air ini juga mengendalikan aliran sungai yang melintasi daerah Jakarta Pusat seperti kawasan Sudirman-Thamrin hingga Istana Negara.

    Melalui blackberry messenger, Pusdalobs menyampaikan lima pintu air lainnya dalam keadaan status siaga 3, yakni: Manggarai dengan ketinggian air 800 cm, Krukut Hulu dengan ketinggian 175 cm, Pesanggrahan dengan ketinggian 210 cm, Sunter Hulu 150 cm, dan Pulo Gadung 550 cm.

    Empat pintu air lainnya masih dalam keadaan aman, yakni: Katulampa dengan ketinggian 40 cm, Depok 130 cm,  Angke Hulu 125 cm, dan Cipinang Hulu 130 cm. Sementara Waduk Pluit -190 cm.

    Pemberian status pintu air terkait hujan dan banjir ini dimulai dari angka besar dulu, Siaga 4. Kondisi paling darurat adalah Siaga 1.

    PUSDALOBS BPBD DKI | NIEKE INDRIETTA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.