Mendadak, Ahok Kumpulkan Anak Buah di Balai Kota, Ada Apa?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membuka apel besar Komitmen Aplikasi Deklarasi Sekolah Bersih, Damai dan Anti Korupsi se-Jakarta di Taman Monumen Nasional (Monas), Jakarta, 30 Desember 2014. Acara ini untuk menjadikan  guru-guru teladan yang baik bagi siswanya. TEMPO/Dasril Roszandi

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membuka apel besar Komitmen Aplikasi Deklarasi Sekolah Bersih, Damai dan Anti Korupsi se-Jakarta di Taman Monumen Nasional (Monas), Jakarta, 30 Desember 2014. Acara ini untuk menjadikan guru-guru teladan yang baik bagi siswanya. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.COJakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengumpulkan para satuan kerja perangkat daerah di Balai Kota, Minggu, 22 Maret 2015. Belum diketahui tujuan dari agenda pertemuan itu.

    Sebagai informasi, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI memilih menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2014 pada Jumat malam, 20 Maret 2015. Dewan menolak menyepakati APBD 2015 yang disusun pemerintah DKI.

    Ahok tiba di Balai Kota pukul 12.20. Ia mengenakan kemeja biru lengan panjang dan pantalon berwarna hitam. Ahok langsung menuju lantai 4 Gedung Blok G. Saat ditanya wartawan soal tujuan rapat, Ahok hanya tersenyum dan enggan menjawab.

    Setibanya di lantai yang dituju, Ahok menuju ruang rapat Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah. Di dalam ruangan itu, para kepala satuan kerja perangkat daerah sudah menunggu Ahok. Turut hadir dalam pertemuan itu, Kepala Inspektorat DKI Jakarta Lasro Marbun, Kepala Biro Hukum Sri Rahayu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Agus Suradika, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Tuty Kusumawati, dan para asisten sekretaris daerah.

    LINDA HAIRANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.