Ini Identitas Polisi yang Menilang Transjakarta di YouTube

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga menaiki bus Kopaja di jalur Transjakarta, Jakarta, 13 Januari 2015. Selain tidak disiplin karena tidak naik pada tempatnya (halte), juga dapat membahayakan keselamatan  karena dapat terserempet kendaraan lain. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    Seorang warga menaiki bus Kopaja di jalur Transjakarta, Jakarta, 13 Januari 2015. Selain tidak disiplin karena tidak naik pada tempatnya (halte), juga dapat membahayakan keselamatan karena dapat terserempet kendaraan lain. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    TEMPO.COJakarta - Kepala Sub-Direktorat Keamanan dan Keselamatan Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Irvan Satya mengatakan polisi yang terlihat menilang sopir bus Transjakarta dalam video yang diunggah di YouTube berinisial M. Menurut dia, saat kejadian itu, polisi yang berpangkat brigadir itu tengah bertugas di daerah Semanggi.

    "Brigadir M memang sedang bertugas mengatur lalu lintas di sekitar Semanggi dengan melakukan buka-tutup jalan," kata Irvan di Polda Metro Jaya, Kamis, 26 Maret 2015.

    Brigadir M, kata dia, masuk ke dalam bus Transjakarta karena saat itu terjadi keributan. Menurut dia, waktu itu ada pengendara sepeda motor yang mengaku nyaris ditabrak bus Transjakarta. Namun dia membantah kabar bahwa Brigadir M menilang sopir bus itu.

    Dalam tayangan yang diunggah di YouTube, seorang polisi terlihat secara terang-terangan membela pengguna sepeda motor yang melintas di busway.

    Dalam video itu, polisi justru memberikan surat tilang untuk pengemudi bus Transjakarta. Sang polisi juga berteriak dan meminta semua penumpang bus itu turun.

    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Martinus Sitompul meminta maaf atas kejadian tersebut. Soalnya, M berkomunikasi dengan nada yang tinggi kepada penumpang Transjakarta. Padahal, menurut dia, masalah di atas bus itu bisa diselesaikan dengan baik-baik. "Kami minta maaf karena masih ada anggota kami yang seperti itu," katanya.

    NUR ALFIYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.