KRL Gangguan, Penumpang Ibu Hamil Pingsan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang menunggu Commuter Line  di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, 30 Maret 2015. TEMPO/Iqbal Ichsan

    Penumpang menunggu Commuter Line di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, 30 Maret 2015. TEMPO/Iqbal Ichsan

    TEMPO.COJakarta - Petugas pengamanan portir Stasiun Kebayoran Lama, Ahmad Sujadi, mengatakan empat orang pingsan lantaran berjejalan di dalam kereta rel listrik (KRL) Commuter Line. 

    Di antaranya adalah ibu hamil, wanita setengah baya, anak perempuan, dan lelaki. "Pingsannya di dalam kereta," ujar Ahmad kepada Tempo di Stasiun Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin, 30 Maret 2015.

    Ahmad menuturkan banyak pula penumpang yang muntah-muntah. Mereka adalah penumpang KRL dari arah Serpong menuju Palmerah. "Kejadiannya sekitar pukul 09.00 WIB. Jam segitu memang sangat padat," ucapnya.

    Seorang penumpang, Taufik, mengaku menunggu sejak pukul 08.30 WIB. Dia bersama rekan kerjanya akan menuju ke Tanah Abang. "Sampai tiga jam menunggu, belum juga dapat kereta. Saya mau balik pulang saja, enggak jadi kerja," kata pria 22 tahun itu.

    Jalur KRL dari Stasiun Palmerah ke Tanah Abang dan sebaliknya ditutup sementara. Penyebabnya, aliran listrik atas terputus di antara stasiun tersebut. 

    Karena itu, KRL dari Serpong, Parung Panjang, dan Maja hanya berhenti di Stasiun Palmerah. Jalur ini dibuka dua rel atau pulang-pergi. "Sekarang masih perbaikan, belum tahu sampai jam berapa," ujar juru bicara PT KAI Commuter Line Jabodetabek Eva Chairunnisa.

    DEWI SUCI RAHAYU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.