Kejar Motor Teman yang Dicuri, Ahmad Tewas Ditembak Begal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi begal motor. TEMPO/Iqbal Lubis

    Ilustrasi begal motor. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Bogor - Kawanan begal motor bersenjata api beraksi di wilayah Kota Bogor, Selasa malam, 31 Maret 2015. Dalam aksinya, salah satu begal menembak Ahmad Markus, 25 tahun, warga Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, hingga tews. Ahmad ditembak lantaran mengejar pelaku yang mencuri sepeda motor milik temannya.

    Menurut Gustiam Fajar, rekan korban, insiden tersebut kawanan begal tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WiB. Saat itu, Fajar akan belanja di toko mainan di daerah Manunggal, menggunakan motor Honda Beat dengan nopol F 2202 CT. "Saat itu saya memarkirkan motor di depan toko, dan langsung masuk. Akan tetapi saya lupa jika kunci motor tertinggal dan masih menggantung," kata dia.

    Fajar pun akhirnya keluar toko. Dia menemukan sepeda motor miliknya itu sudah dibawa kabur oleh dua orang pelaku. "Akhirnya saya pun minta tolong pada teman saya Ahmad untuk mengejar pelaku yang mencuri motor saya," kata Fajar.

    Pada saat mengejar pelaku, korban sempat kehilangan jejak. Akan tetapi setelah melakukan penyisiran, akhirnya korban melihat sepeda motor miliknya di depan Perumahan Cimanggu Residence. "Saat itu melihat motor saya sedang ditumpangi pelaku, dan berteriak 'woii.. Itu motor saya," kata Fajar.

    Fajar bersama Ahmad pun langsung berhenti. Fajar turun dari sepeda motor untuk menghampiri sepeda motor miliknya. Akan tetapi kawanan begal tersebut panik mendengar teriakan Fajar. Akhirnya seorang pelaku yang menggunakan sepeda motor Yamaha langsung mengeluarkan pistol dan menembakannya, "Pelaku langsung mengeluarkan tembakan senjata, dan mengenai teman saya yang sedang di motor," kata Fajar.

    Ahmad pun langsung ambruk dan terjatuh ke tanah setelah tembakan tersebut tepat mengenai lehernya. Ahmad tewas di lokasi kejadian. Sementara pelaku berjumlah enam orang yang menggunakan tiga motor tersebut langsung melarikan diri.

    "Saya sempat mendengar satu kali suara letusan, dan beberapa saat kemudian ada yang meminta tolong karena temanya ditembak," kata Selamet Riyadi, 62 tahun, anggota satuan pengamanan Cimanggu Residence.

    Kepala Satuan Reserse Kriminal Polisi Resor Bogor Kota, Ajun Komisaris Auliya R Djabar mengatakan, saat ini pihaknya mengejar enam pelaku, "Anggota kami langsung menyebar, namun korban tidak tertolong karena tembakan pelaku tepat mengenai lehernya," kata dia.

    M SIDIK PERMANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.